Masih Ingat Sosok Sumanto 'Pemakan Mayat'? Berniat Menikah, Namun Ini yang Terjadi

Warga desa tempat tinggalnya, desa Plumutan, Kemangkon, Purbalingga menolak kehadirannya kembali di desa.

Masih Ingat Sosok Sumanto 'Pemakan Mayat'? Berniat Menikah, Namun Ini yang Terjadi
Tribun Jateng/Khoirul Muzak
Sumanto 

Sebagai sesama lelaki, Supono mengerti kemauan Sumanto yang menginginkan pendamping hidup.

Namun, melihat pandangan miring masyarakat terhadap Sumanto selama ini, ia pun pesimis dapat mewujudkan keinginan Sumanto.

Supono sempat berusaha mencarikan jodoh untuk Sumanto. Ia pernah mengumumkan keinginan Sumanto itu ke publik melalui media.

Supono bahkan siap menanggung biaya resepsi pernikahan jika ada perempuan yang bersedia dipinang Sumanto.

"Sudah saya umumkan. Biaya nikah saya tanggung, mau nikah di hotel mana silakan saya tanggung. Tapi tidak ada yang mau sampai sekarang,"katanya

Sumanto sepertinya harus mengubur mimpi-mimpi indahnya itu.

Mimpi yang ia bangun selama belasan tahun dari dalam ruangan berukuran sekitar 3x5 meter di dalam panti.

Di ruangan itu, Sumanto paling banyak menghabiskan waktu.

Seringkali ia menyanyikan tembang Jawa dengan suara lantang.


Nyanyiannya menggema syahdu.

Memecah keheningan panti berisi puluhan penderita gangguan mental yang sama terdiam.

Tribun Jateng/Khoirul Muzaki

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved