Viral! Mahasiswa Berkebutuhan Khusus Di-bully oleh Temannya Diduga di Universitas Gunadarma
Aksi bullying terjadi lagi di lingkungan kampus. Kini, korbannya merupakan mahasiswa berkebutuhan khusus atau autis.
Penulis: Amalia Qisthyana Amsha | Editor: Amalia Qisthyana Amsha
TRIBUNJABAR.CO.ID - - Aksi bullying atau perundungan kerap terjadi di kalangan anak-anak hingga orang dewasa.
Bahkan, aksi tersebut sering dialami oleh para remaja di sekolah maupun perguruan tinggi.
Salah satunya adalah aksi bullying yang dilakukan oleh sekelompok mahasiswa terhadap teman kuliahnya yang berkebutuhan khusus.
Aksi tersebut terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial.
Tak Ada yang Tahu, Mahasiswa ITB Meninggal di Kamar Kos. Efek Gaya Hidup Anak Kos Masa Kini! https://t.co/1D8k0C1CaZ via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) July 16, 2017
Video tersebut diunggah pula oleh akun instagram @thenewbikingregetan.
Dalam keterangan video tersebut disebutkan bahwa kejadian ini terjadi di Universitas Gunadarma.
Mahasiswa berkebutuhan khusus yang bernama Muhammad Farhan itu tampak diperlakukan tidak wajar oleh sekelompok mahasiswa.
Dalam video itu terlihat tas Muhammad Farhan ditarik oleh seorang pemuda yang diduga mahasiswa Universitas Gunadarma.
Farhan ternyata dikepung oleh tiga mahasiswa laki-laki.
Satu orang yang menarik tas ranselnya, sementara dua orang lainnya berada di depan Farhan.
Ini Bayaran Striptist di Inul Vizta Kediri, Dihujani Uang Rp 10 Juta saat Menari Telanjang https://t.co/ffNCmi99rQ via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) July 16, 2017
Farhan tampak berusaha berjalan, namun langkahnya terhambat lantaran tarikan tas ransel yang dilakukan pemuda itu.
Dari video itu juga terlihat Farhan sempat melawan mahasiswa yang menarik tas ranselnya.
Bahkan, Farhan sempat melemparkan tempat sampah kepada tiga mahasiswa yang mengepungnya.
Akun instagram ini juga mendapat laporan bahwa bullying terhadap Farhan sudah sering dilakukan oleh teman-teman kampusnya.
Terkadang, motor Farhan diduduki oleh tiga orang yang berniat menjahili dirinya.