Sorot

Regulasi Pemain U-23

ATURAN setiap klub harus mencantumkan lima dan memainkan minimal tiga pemain U-23 selama 45 menit membuat manajeman klub kelimpungan...

Regulasi Pemain U-23
TRIBUN JABAR

Yang dibutuhkan untuk pembinaan adalah kompetisi berjenjang yang harus dikelola dengan baik. Itu mutlak harus dilakukan jika ingin menemukan bakat-bakat terpendam yang bertebaran di negeri ini.

Tanpa kompetisi tersebut harapan untuk berprestasi akan sulit tercapai.


Kompetisi level tertingi bukan sarana untuk uji coba bagi para pemain muda.

Kalaupun mereka bisa bermain di kompetisi karena memang mencapai levelnya.

Bukan dipaksakan untuk memenuhi regulasi.

Mereka harus ditempa di kompetisi yang memang dibuat untuk para pemain muda.

Regulasi U-23 memang ada untung dan tidaknya.

Untungnya, timnas tak harus repot-repot mencari pemain muda karena semua tim perserta Liga 1 menyediakannya.

Lewat regulasi ini juga beberapa pemain muda bermunculan, dua di antaranya adalah Febri dan Zola.

Ruginya tentu untuk klub. Mereka harus berpikir keras meraih prestasi bagus sekaligus memenuhi regulasi.

Bisa juga menjadi buah si malakama bagi pemain muda yang dipaksakan bermain di kompetisi level tertinggi. (*)

Naskah ini bisa dibaca di edisi cetak TRIBUN JABAR, Kamis 13 July 2017.

Ikuti pula informasi terkini di www.tribunjabar.co.id.

Penulis: Januar Pribadi Hamel
Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved