Bom Panci

Sisi Lain Pemilik Bom Panci (Bagian 1): Dikenal dengan Nama Si Ujang Basmut

Hal tersebut dikuatkan oleh secarik kertas yang ditempel di dinding, dibacanya perlahan sambil

Sisi Lain Pemilik Bom Panci (Bagian 1): Dikenal dengan Nama Si Ujang Basmut
Istimewa
Agus Wiguna, pelaku bom panci 

Sesampai di Kubang Beureum, warga memang berkerumun dan berlalu lalang dengan raut muka rerata takut dan penasaran.

Kuangkat ponsel, kuhubungi pak ketua RT dan langsung dijawab, “Pak, ditunggu sekarang di rumah. Urgent!”

Di depan rumah ketua RT, Farkhan tengah menyambut dan berkata, “Pak, itu ledakan saya pastikan dari bom yang meledak prematur, belum selesai. Kemungkinan jaringan ISIS.”

Aku tersentak dan menanyakan di mana pelakunya. “Di dalam, sudah diamankan,” jawab Farkhan.

Aku bergegas masuk dan didapati ada ketua RT yang duduk di kursi pendamping pelaminan (beliau penyedia jasa peralatan pesta), di hadapannya ada sofa panjang yang tengah diduduki seorang pemuda yang asyik memainkan ponsel dan seorang lelaki paruh baya di sofa pendek di sebelah kanan pemuda itu.

Sedangkan di antara mereka, di tengah ruangan, ada penganan dan minuman yang sedang disuguhkan. Kusalami mereka satu persatu lalu duduk di samping kanan pemuda yang sedang memainkan ponsel itu.

Kulit sawo matang dengan tinggi badan sekira 165 cm. Matanya sayu terkesan petet (bukan sipit/lebih kepada teler tapi tidak sedang mabuk), mengenakan kemeja lengan pendek sehingga tampaklah tato di lengannya, sedangkan celananya berukuran di atas mata kaki.

Kami yang ada di ruangan itu hening, tak ada sepatah kata yang terucap.

Tapi dari raut muka pak RT, wajah tegang si lelaki paruh baya serta pandang tajam Farkhan berikut keringat yang berkucuran dari dahi si pemuda yang masih asyik dengan ponselnya itu, membuat suasana ruangan itu begitu mencekam.

Farkhan mengacungkan telunjuk di antara kedua lututnya ke arah pemuda itu.

Dan kupahami dengan sekejap. Iya, di sampingku tak lain adalah pemilik bom prematur itu.

Bersambung ke bagian selanjutnya.. 

Sisi Lain Pemilik Bom Panci (Bagian 2): Dulu Geng Motor, Taubat Setelah Gabung Dua Ormas Islam

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved