Breaking News:

Bom Panci

Sisi Lain Pemilik Bom Panci (Bagian 1): Dikenal dengan Nama Si Ujang Basmut

Hal tersebut dikuatkan oleh secarik kertas yang ditempel di dinding, dibacanya perlahan sambil

Istimewa
Agus Wiguna, pelaku bom panci 

Farkhan, pengurus RW bidang keamanan itu langsung meninjau lokasi sambil memegang segagang kayu, membuka dan mengais sisa-sisa ledakan hingga ia menyimpulkan bahwa sumber ledakan itu bukan dari bocornya tabung gas atau lainnya, melainkan reaksi kimia dari bahan-bahan pembuat bom!

Hal tersebut dikuatkan oleh secarik kertas yang ditempel di dinding, dibacanya perlahan sambil diabadikan melalui ponsel, bahwa benar penghuni kamar itu anggota teroris jaringan internasional.

Farkhan memanggil pemilik kontrakan dan menanyakan siapa penghuninya, “Ujang Basmut” jawab yang ditanya.

“Panggil, dan jangan katakan bahwa di rumahnya ada ledakan,” ujar Farkhan yang kemudian menghubungi polisi. Tak lupa ia menghimbau warga untuk tidak masuk ke kamar yang sudah luluh lantak itu.

Beruntung, si Ujang Basmut tengah tak jauh dari lokasi sedang mendorong gerobak menuju pulang.

Si Ujang Basmut itu didampingi sampai hampir lokasi tapi tak diijinkan masuk ke kamarnya.

melainkan “disimpan” di rumah ketua RT. Ketika orang-orang berkerumun saling menguatkan satu sama lain, di dalam rumah ketua RT si Ujang Basmut, Farkhan dan ketua RT yang tengah berusia 60 saling tak bicara. Mungkin saling menahan diri, saling bersiap melawan atau bertahan, saling dan saling entah.

Sedangkan aku, berada cukup jauh dari sana. Belum mengerti betul apa yang terjadi kecuali kabar bahwa di Kp. Kubang Beureum, RT. 07/11 Kel. Sekejati Kec. Buahbatu Kota Bandung telah terjadi ledakan. Entah ledakan apa.

Ketika kejadian itu berlangsung, aku sedang di masjid tengah asyik masyuk dengan tasbih menanti magrib. Sampai kemudian Farkhan menghubungiku via Whatsapp dan harus segera ke lokasi.

Tak banyak pikir yang berkecamuk dalam kepala, aku kemudian mengambil motor setelah memohon ijin pada istri untuk pergi ke Kubang Beureum. Lima menit saja, karena tak sampai sekilo meter jarak ke tempat kejadian tapi lumayan jika ditempuh dengan jalan kaki.

Halaman
123
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved