Libur Lebaran, 100 Dus Bolen Pisang Keju Habis Diserbu Pemudik Setiap Harinya

Padatnya jumlah pemudik yang menggunakan layanan jasa transportasi Kereta Api ternyata berpengaruh terhadap penjualan oleh-oleh di Stasiun Bandung.

Penulis: Theofilus Richard | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
TRIBUNJABAR.CO.ID/THEOFILUS RICHARD
Pisang Bolen Keju Mayasari. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG – Padatnya jumlah pemudik yang menggunakan layanan jasa transportasi Kereta Api (KA) ternyata berpengaruh terhadap penjualan oleh-oleh di Stasiun Bandung.

Satu di antara oleh-oleh yang diburu pemudik adalah Pisang Bolen Mayasari.

“Di sini khasnya kue bolen. (Paling laris) itu pisang bolen keju, bisa sampai 100 dus (per hari),” kata Apri, kasir Mayasari di Stasiun Bandung kepada Tribun Jabar, Minggu (2/7/2017).

Menurut pengakuan Apri, di hari biasanya, Pisang Bolen Keju hanya dapat laku maksimal 80 dus per harinya.

Ramainya pembeli pun berdampak pada omzet penjualan Mayasari Stasiun Bandung.

“Kalau lagi lebaran gini, (omzet penjualan) bisa mencapai Rp 30 juta. Kalau hari biasa, paling banyak Rp 20 juta,” ujar Apri.

Di tengah-tengah wawancara, beberapa pegawai Mayasari Stasiun Bandung memang terlihat sibuk melayani pembeli yang datang silih berganti.

Membeli oleh-oleh di stasiun menjadi alternatif bagi pemudik yang akan kembali ke kota asal tempatnya bekerja atau sekolah.

Selain Pisang Bolen Mayasari, Anda dapat menjumpai toko oleh-oleh lainnya yang dapat Anda bawa ke tempat asal sebagai oleh-oleh.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved