Arus Balik Lebaran, Pedagang di Lingkar Nagreg Raup Untung Rp 2 juta Per Hari.
Di Jalur Lingkar Nagreg terdapat banyak warung atau kios pedagang makanan yang setiap hari disambangi pengendara.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Laporan wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Di Jalur Lingkar Nagreg terdapat banyak warung atau kios pedagang makanan yang setiap hari disambangi pengendara.
Pedagang yang berada di Lingkar Nagreg meraup untung berlipat dari momen arus balik Lebaran 2017.
Pemudik yang akan kembali ke kota perantauan baik dari Tasikmalaya, Ciamis dan sekitarnya harus melalui lingkar Nagreg.
Hal tersebut membuat pedagang di Lingkar Nagreg kebanjiran pembeli.
"Pada arus balik lebaran seperti ini penghasilan saya meningkat 20 persen," ujar Yuli, salah satu pedagang di Lingkar Nagreg saat ditemui TribunJabar.co.id di kiosnya, Jumat (30/6/2017).
Yuli mengaku setiap hari dia bisa mendapatkan untung hingga Rp 2 juta dari hasil penjualan oleh oleh khas priangan, minuman, dan bakso.
"Setiap hari, dari pagi hingga malam warung ini bisa disambangi pengendara hingga 50-70 orang," ujar Yuli.
Kios-kios penjual makanan dan minuman ini dekat dengan Posko Pengamanan Lingkar Nagreg yang terletak 50 meter sebelum memasuki terowongan lingkar Nagreg.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kios-makanan-dan-minuman-di-lingkar-nagreg_20170630_155631.jpg)