Kuliner Bandung
20 Tahun Jual Sate Kelinci, Wawan: Daging Kelinci Berkhasiat Sembuhkan Beberapa Penyakit
Selama menjual sate kelinci, ucapnya, banyak pembeli yang datang karena penasaran pada rasa daging kelinci.
Penulis: Rezeqi Hardam Saputro | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Rezeqi Hardam Saputro
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Bagi para wisatawan yang sedang mengunjungi kawasan wisata Lembang, sempatkanlah untuk mencicipi sate kelinci.
Wawan, penjual sate kelinci, di kawasan Jalan Raya Lembang, mengklaim sebagai orang pertama yang menjual sate kelinci di kawasan itu.
Warungnya berlokasi di Jalan Raya Lembang KM. 13, Gudangkahuripan, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Pria 50 tahun ini mengaku menjual sate kelinci sejak 20 tahun lalu.
"Sampe sekarang sudah punya cucu," kata Wawan saat ditemui wartawan Tribun Jabar, Jumat (30/6/2017).
Menurutnya, daging kelinci sangat lezat.
Awalnya, ia hanya menjual kelinci hidup tapi pembeli minim.
Wawan kemudian memutuskan mengolah daging kelinci menjadi sate.
"Dulu saya hanya menjual kelinci hidup. Tidak banyak yang beli dan kadang-kadang ada yang mati," ujarnya.
Selama menjual sate kelinci, ucapnya, banyak pembeli yang datang karena penasaran pada rasa daging kelinci.
Ada juga yang datang karena alasan tertentu.
"Kalau yang datang karena penasaran banyak, ada juga yang dateng karena ingin punya anak," kata Wawan.
Ia mengatakan pernah ada pelanggan yang meyakini daging kelinci bisa membuat orang cepat punya keturunan.
Setahun berselang, lanjutnya, pelanggan tersebut datang kembali sembari membawa anaknya yang baru lahir.
Menurut Wawan, sebenarnya daging kelinci memang dapat menyembuhkan beberapa penyakit.
"Kata dokter, daging kelinci dapat menyembuhkan penyakit asma, mata, dan kulit. Kalau mempercepat keturunan kaya-nya hanya kebetulan," ujar Wawan.
Sate kelinci buatan Wawan memiliki rasa yang begitu lezat.
Daging kelincinya kenyal, empuk, dan memiliki tekstur yang lebih lembut.
Wawan menyajikan sate kelinci dengan campuran bumbu kacang dan bumbu kecap pedas plus irisan bawang merah.
Wawan menjual sate kelinci Rp 30.000 per 10 tusuk.
Selama libur Lebaran, penghasilan Wawan meningkat.
"Saat liburan seperti ini, penghasilan memang meningkat tapi tidak seperti dulu. Dulu saat hari libur, saya bisa dapat sekira Rp 4 juta dalam sehari," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sate-kelinci_20170630_183116.jpg)