Jumat, 10 April 2026

Arus Balik 2017

Berbahaya, Masih Banyak Pemotor Berhenti di Lingkar Nagreg

Saeful Yasin juga merasa berhenti di jembatan Lingkar Nagreg tidak berbahaya. "Yang berhenti di sini juga banyak," ujarnya.

Penulis: Seli Andina Miranti | Editor: Kisdiantoro
TRIBUN JABAR/SELI ANDINA
Polisi berjaga di mulut terowongan Lingkar Nagreg, Rabu (28/6/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Pada arus balik lebaran 2017, banyak pemudik yang beristirahat di jembatan Lingkar Nagreg meskipun berbahaya.

Menurut pantauan Tribun Jabar di Lingkar Nagreg, Rabu (28/6/2017), banyak pemotor yang menghentikan motornya di lajur sebelah kiri jembatan (dari arah Garut) untuk sekedar beristirahat.

Kebanyakan kendaraan yang berhenti membawa banyak barang bawaan seperti tas, kardus, dan plastik.

Saeful Yasin (30), pemudik yang beristirahat di jembatan, mengaku memilih beristirahat di jembatan bersama istri dan anaknya yang masih kecil karena kelelahan.

Saeful Yasin juga merasa berhenti di jembatan Lingkar Nagreg tidak berbahaya.

"Yang berhenti di sini juga banyak," ujarnya.

Sementara itu, Dede (39), pemudik lainnya, memilih berhenti di Jembatan Lingkar Nagreg karena permintaan sang anak.

Menurutnya anaknya sudah lelah dan mengantuk, anaknya pun meminta berhenti di jembatan karena tempatny sejuk dengan bayangan pepohonan.

"Kalau diteruskan nanti takut bahaya," ujar Dede.

Berbeda dengan Saeful, Dede mengakui bahwa berhenti di jembatan Lingkar Nagreg sangat berbahaya.

"Ya kan jalannya berbelok tajam, jadi sebetulnya rawan kecelakaan. Sebetulnya memang berbahaya kalau berhenti di sini (jembatan Lingkar Nagreg)," akunya.

Berhenti di jembatan Lingkar Nagreg sendiri sebetulnya sudah dilarang oleh pihak kepolisian.

Menurut Kapospam Lingkar Nagreg, AKP Septa Firmansyah, selain berbahaya karena rawan kecelakaan, berhenti di jembatan Lingkar Nagreg  dapat mengganggu kelancaran lalu lintas.

"Jadi ada penyempitan jalan kan di sekitar situ," ujar AKP Septa Firmansyah.

Kapospam Lingkar Nagreg itu menambahkan, timnya akan melakukan penjagaan dan pengawasan di jembatan dan terowongan Lingkar Nagreg agar tidak ada lagi pemudik yang berhenti di tempat berbahaya tersebut.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved