Dalam Satu Jam, Dua Orang Jadi Korban Pencopetan di Stasiun Kiaracondong
Tuti mengatakan, barang yang hilang adalah dompet, Kartu Tanda Penduduk(KTP), NPWP, Kartu ATM dan uang tunai sekira Rp 200 ribu.
Laporan Wartawan TribunJabar.co.id Daniel Andreand Damanik
TRIBUNJABAR.CO.ID , BANDUNG - Sekira pukul 16:35 WIB, terjadi pencurian di sekitar Stasiun Kereta Api Kiaracondong Bandung.
Korban pencurian Tuti (23) warga Lembang, mengatakan, dia tidak sadar kalau dompet dan isinya dicuri.
Pencurian/pencopetan terjadi di pintu masuk Stasiun Kereta Api Kiaracondong Bandung, Kamis (22/6/2017) sekira pukul 16:30 WIB.
Tuti mengatakan, barang yang hilang adalah dompet, Kartu Tanda Penduduk(KTP), NPWP, Kartu ATM dan uang tunai sekitar Rp 200 ribu.
"Saya tadi sedang menelepon setelah turun dari angkutan kota, setelah itu saya hendak memasukkan handphone ke tas, saya sudah tidak melihat dompet saya," ujar Tuti.
Tuti bersama satu orang rekannya langsung menuju Kantor Polsek Kiaracondong yang jaraknya sekira 100 meter dari tempat kejadian.
Di Polsek Kiaracondong, Tuti harus menunggu karena di waktu yang hampir sama, seorang ibu juga mengalami pencopetan di sekitar Pasar Kiaracondong, Bandung.
Menurut petugas Kepolisian Polsekta Kiaracondong, kasus pencurian kerap kali terjadi, dihimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap barang bawaannya, terkhusus di waktu arus mudik Lebaran 2017.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/polisi-amankan-stasiun-kiaracondong-jelang-bonek-datang_20170105_104822.jpg)