Mudik Lebaran
7 Tips Rumah Aman dari Bahaya Kebakaran Ketika Mudik Lebaran
Tim Dinas Kebakaran Bagian Penanggulangan Bencana Kota Bandung mengeluarkan imbauan mengenai penanggulangan kebakaran dan bencana kepada masyarakat.
Penulis: Wanti Puspa Gustiningsih | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Laporan wartawan Tribun Jabar, Wanti Puspa
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Menjelang Hari Raya Idulfitri yang jatuh pada Minggu (25/6/2017), Tim Dinas Kebakaran Bagian Penanggulangan Bencana Kota Bandung mengeluarkan imbauan mengenai penanggulangan kebakaran dan bencana kepada masyarakat.
Imbauan ini disampaikan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran atau bencana ketika masyarakat melaksanakan mudik hari raya.
"Kita jemput bola, membuat poster dan turun ke lapangan," ujar Ir Sihar selaku Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Penanggulangan Bencana Kota Bandung, kepada TribunJabar.co.id, Rabu (21/6/2017).
Aksi turun ke lapangan ini telah dilaksanakan sejak Senin (19/6/2017).
Berikut imbauan yang perlu Anda pahami sebelum berangkat mudik menuju kampung halaman.
1. Cabut semua steker dari terminal listrik untuk menghindari terjadinya konsleting (AC,TV, Kulkas, dll).
Jangan biasakan charger alat elektronik seperti handphone, kamera, laptop Anda terpasang sambil ditinggal tidur.
Hal itu berbahaya karena dapat menjadi sumber terjadinya konsleting.
Lebih baik charge ketika Anda terjaga supaya dapat mengkontrol aliran listriknya.
2. Periksa kembali kompor gas di dapur Anda, sudah padam atau belum.
Agar lebih aman, lepaskan regulator dari tabung gas sebelum Anda meninggalkan rumah cukup lama.
3. Matikan lampu di rumah pada saat mudik.
Tidak hanya saat mudik, jika Anda berniat meninggalkan rumah cukup lama, baiknya matikan lampu untuk menghindari terjadinya konsleting.
4. Laporkan perjalanan mudik Anda kepada RT setempat.
Sebaiknya sebelum berangkat mudik, Anda lapor kepada RT setempat supaya rumah bisa dititipkan.
5. Tinggalkan nomor telepon yang bisa dihubungi.
Meninggalkan nomor telepon kepada ketua RT, memudahkan RT setempat menginfokan kondisi rumah Anda.
6. Pastikan kendaraan Anda aman (rem, mesin, lampu, dll).
Jika supir mengantuk istirahatlah dulu.
Baiknya sebelum melakukan perjalanan jauh atau mudik, cek kelayakan kendaraan Anda ke bengkel terdekat.
Jika dalam perjalanan supir mengantuk, lebih baik istirahat terlebih dahulu di rest area atau bahu jalan.
Hal itu mengantisipasi terjadinya kecelakaan ketika berkendara.
7. Jangan parkir di bawah pohon (rawan tumbang) dan parkir di area rawan banjir.
Menghindari kendaraan Anda terkena pohon tumbang ketika hujan lebat, maka pilihlah tempat parkir di luar area pepohonan besar.
Selain itu, hindari parkir di area rawan banjir. Hal ini supaya kendaraaan Anda tidak terbawa hanyut banjir ketika hujan lebat.
Pilihlah tempat yang lebih tinggi atau di dalam ruangan dan gedung.
Jika Anda perlu bantuan mengenai kebakaran dan bencana lainnya, Anda bisa menelepon emergency call di 022-113 untuk area Kota Bandung dan sekitarnya.
Supaya lebih praktis, Anda juga dapat menghubungi lewat aplikasi Google Play Emergency Call 113 Kota Bandung.
Atau via line telepon 0811-2000-113.
Tidak hanya menginfokan ada bencana saja, Anda juga dapat bertanya seputar penanggulangan kebakaran dan bencana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ir-sihar-pandapotan-sitinjak-kepala-bidang-pemadam-kebakaran-penanggulangan-bencana-kota-bandung_20170622_123122.jpg)