Gadis Berhijab Ini Pilih Memanah dan Berkuda daripada ke Mal

"Berkuda dan memanah banyak manfaatnya dibandingkan pergi ke mal yang membuang energi dengan percuma," kata Aqila Haurah.

Penulis: Rezeqi Hardam Saputro | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Rezeqi Hardam Saputro
Aqila Haurah saat berlatih memanah di Daarus Sunnah by MQ Equestrian, Sabtu (17/6/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Rezeqi Hardam Saputro

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Gadis berhijab ini sejak kelas satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) menyukai olahraga berkuda dan memanah.

Aqila Haurah (15), nama gadis itu, lebih memilih menghabiskan waktu untuk berkuda dan memanah daripada pergi ke mal.

"Berkuda dan memanah banyak manfaatnya dibandingkan pergi ke mall yang membuang energi dengan percuma," kata Aqila Haurah saat ditemui Tribun Jabar di Daarus Sunnah by MQ Equestrian, Parompong, Sabtu (27/6/2017).

Lagipula, ucapnya, dua jenis olahraga ini dianjurkan Nabi Muhammad SAW.

"Olahraga ini tidak mungkin dianjurkan Nabi Muhammad jika tidak ada manfaatnya," ujarnya.

Ia berharap semakin anak muda yang melakukan olahraga berkuda dan memanah.

Gadis ini mengaku sudah menjuarai beberapa kompetisi tingkat Kota Bandung.

Kemampuan berkudanya tidak diperoleh secara instan.

Bahkan, ia sempat mengalami kecelakaan saat menunggang kuda.

"Saya berkuda dari kelas 1 SMP dan sempat terjatuh hingga mengakibatkan pendarahan di otak," kata Aqila Haurah.

Kejadian itu membuatnya agak trauma sehingga lebih banyak berlatih memanah.

Pelatih berkuda dan memanah di Daarus Sunnah by MQ Equestrian, M Faishal Hafizh, mengatakan seseorang yang pernah terjatuh dari kuda melawan trauma.

"Terjatuh dari kuda dan trauma hanya akan membuat seseorang jadi takut dan sulit kembali menunggangi kuda," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved