Breaking News:

Jokowi: Gunakan Sertifikat Tanah untuk Modal Kerja Bukan Beli Mobil atau Motor

“Kalau ambil pinjaman ke bank, misalnya sertifikat dapat Rp 200 juta, jangan Rp 100 juta buat beli mobil, enggak boleh.

Editor: Tarsisius Sutomonaio
KOMPAS.COM/Kontributor Dendi Ramdhani
Presiden Joko Widodo saat menyapa warga dalam kunjungannya ke Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (17/9/2016).Foto: KOMPAS.com/ DENDI RAMDHANI 

Laporan Wartawan Tribunnews, Imanuel Nicolas Manafe

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Presiden Joko Widodo meminta agar warga penerima sertifikat tanah tak memanfaatkan sertifikat itu untuk membeli mobil, motor, dan barang yang tidak produktif.

“Kalau ambil pinjaman ke bank, misalnya sertifikat dapat Rp 200 juta, jangan Rp 100 juta buat beli mobil, enggak boleh. Kalau enggak bisa kembalikan, bisa repot,” ucap Jokowi.

Jokowi menyampaikan pesan itu di di Alun-alun Purwokerto, Jawa Tengah, Jumat (16/6/2017), setelah menyerahkan sertifikat hak atas tanah kepada ribuan warga.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyarankan warga agar memanfaatkan sertifikat tanah untuk kegiatan yang produktif, misalnya modal usaha.

“Jadi kalau ambil, semua dipakai untuk modal kerja, investasi,” ujar Presiden.

Jokowi juga mengingatkan warga untuk mengkalkulasi terlebih dahulu antara meminjam ke bank dengan kesanggupan membayar angsurannya, sehingga sertifikat yang diberikan tidak hilang disita bank karena tidak mampu bayar.

“Saya titip sebelum pinjam uang ke bank tolong dihitung, dikalkulasi agar nanti waktu angsur, cicil setiap bulan bisa kita kerjakan dengan baik, kalau tidak, sertifikat disita bank,” kata Jokowi.

Di Alun-alun Purwokerto, Jokowi menyerahkan sebanyak 2.187 sertifikat hak atas tanah kepada warga yang berhak menerima.

Berdasarkan data dari Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, rincian dari sertifikat yang diserahkan yaitu 936 penerima sertifikat di Kabupaten Banyumas, 851 penerima sertifikat di Kabupaten Purworejo dan 227 penerima sertifikat di Kabupaten Tegal. (*)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved