Ramadan 2017
Tips Menunda Lapar dan Haus untuk Anak Sekolah
Terutama bila aktivitas kegiatan di sekolah atau di luar sekolah sedang padat banget, seolah-olah tidak ada jeda istirahatnya sama sekali.
Penulis: Cipta Permana | Editor: Ravianto
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana
TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Sobat Millenial meski saat ini kita telah menjalani setengah perjalanan dari rangkaian ibadah berpuasa di Bulan ramadan, seringkali kita merasakan sangat tersiksa dalam menjalankan ibadah wajib ini.
Perasaan lemas, haus, dan lapar kerap kali meneror kita setiap harinya. Bagi yang memiliki iman tebal alias tahan godaan, perasaan ini tentunya dapat dilalui dengan mudah.
Namun beberapa yang tidak, pasti akan menyegerakan berbuka, meskipun setibanya di rumah, kita kembali seolah-olah masih berpuasa.
Pasti di antara kamu pernah melakukan hal ini kan, terutama bila aktivitas kegiatan di sekolah atau di luar sekolah sedang padat banget, seolah-olah tidak ada jeda istirahatnya sama sekali.
Sobat, sebenarnya cara tersebut tidak perlu kita lakukan seandainya, kita dapat menjaga atau mengubah pola hidup, terutama makan kita selama bulan ramadan.
Karena dengan adanya perubahan pola hidup dan pola makan yang berubah drastis, seperti jadwal makan yang biasanya adalah sarapan, makan siang, dan makan malam, berubah menjadi sahur, buka puasa, dan makan malam.
Tak ayal, perubahan ini membawa dampak tersendiri bagi tubuh kita, terutama ketika jadwal makan siang.
Kali ini, Tribun akan membagikan tips mencegah lapar dan haus ketika berpuasa.
Yuk, simak penjabaran lengkapnya berikut ini!
1. Perhatikan makanan ketika sahur
Tips mencegah lapar dan haus ketika berpuasa yang pertama adalah dengan mengonsumsi makanan yang dapat menjadi bekal sempurna kamu sepanjang hari.
Pastikan makanan sahur yang kamu makan rendah lemak dan tinggi protein.
Artinya, hindari makanan yang mengandung terlalu banyak minyak atau santan, atau hidarilah menggoreng lauk dengan terlalu banyak minyak.
Selain itu, makan pula panganan yang mengandung karbohidrat kompleks, seperti roti gandum, oatmeal, dan nasi merah.
Untuk lauk yang kaya akan protein, kita bisa menambahkan daging ayam, ikan, sapi, telur, tahu, serta tempe.
Nah, jika kesemua asupan tersebut dipenuhi, dijamin deh, tenaga kamu akan cukup untuk aktivitas seharian hingga adzan Maghrib menjelang.
2. Minum air lebih banyak
Meminum air lebih banyak dari biasanya saat sahur.
Jika biasanya saat makan kita hanya meminum satu atau dua gelas, saat waktu sahur tambahlah menjadi tiga sampai empat gelas.
Hal ini akan membuat kamu cukup menjaga kamu agar tidak dehidrasi hingga sore hari
3. Makan dengan perlahan saat sahur
Saat sahur, kita tidak boleh makan dengan terburu-buru.
Karenanya jangan sampai terlambat untuk bangun sahur agar tidak perlu terburu-buru.
Kenapa demikian, karena makan terlalu cepat dapat membuat makanan tidak tercerna secara optimal.
Sebaliknya, makan dengan perlahan dapat membuat nutrisi makanan bertahan dalam tubuh hingga waktu berbuka.
4. Konsumsi banyak buah-buahan
Salah satu tips mencegah lapar dan haus ketika berpuasa adalah dengan mengonsumsi buah yang mengandung banyak air saat sahur.
Dengan cara ini, tubuh akan mendapat asupan cairan tambahan melalui buah.
Untuk itu, jangan lupa untuk mengonsumsi salah satu dari buah semangka, melon, stroberi, ataun anggur yang notabene mengandung 90 – 92 % kadar air saat sahur.
5. Hindari aktivitas berlebihan
Tips terakhir, hindarilah beraktivitas terlalu berlebihan sepanjang hari. Jangan pula terlalu banyak beraktivitas di bawah terik sinar matahari.
Pasalnya, kedua hal ini akan bikin kamu lebih banyak berkeringat, yang artinya lebih banyak pula cairan tubuh yang dikeluarkan.
Hal ini akan membuat Anda lebih cepat merasa haus. Jadi, jangan terlalu aktif dan tetaplah tinggal di tempat sejuk.