Jumat, 10 April 2026

Museum Geologi

Ini 4 Koleksi Khusus Museum Geologi di Depan Pintu Masuk

Museum Geologi Bandung yang masuk kategori bangunan bersejarah di Kota Bandung menarik minat amat wisatawan.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
PAMERAN FOTO SOLUSI MENGHADAPI PERUBAHAN IKLIM - Pengunjung mengamati sejumlah foto-foto dalam pameran foto 60 Solusi Menghadapi Perubahan Iklim karya fotografer lingkungan asal Prancis, Yann Arthus-Bertrand di Museum Geologi, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (12/10/2015). Pameran ini menampilkan 22 foto lingkungan dan kehidupan masyarakat di berbagai negara yang berdampak terjadinya perubahan iklim dan solusinya yang akan dipamerkan hingga 24 Oktober 2015. Kegiatan dalam rangkaian acara Pesta Sains 2015 bertajuk Iklim Berubah, Dan Kita? ini juga diisi diskusi, seminar, workshop, pemutaran film, pameran sains, pameran seni rupa, dan school workshop. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG- Museum Geologi didirikan pada tanggal 16 Mei 1928. Museum ini telah direnovasi pakai dana bantuan dari JICA.

Museum Geologi Bandung yang masuk kategori bangunan bersejarah di Kota Bandung menarik minat amat wisatawan.

Inilah empat koleksi khusus Museum Geologi yang ada di depan pintu masuk.

1. Fosil Kayu Indonesia

Fosil Kayu Indonesia di Museum Geologi, Kota Bandung, Selasa (6/6/2017).
Fosil Kayu Indonesia di Museum Geologi, Kota Bandung, Selasa (6/6/2017). (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

Batang kayu berukuran besar, terfosilkan dengan indah menyerupai lumba lumba.

Fosil ini memperlihatkan kombinasi putih dan hitam berpola unik seperti bulu burung.

2. Exspan, mesin tambak minyak dari Tarakan

Exspan, mesin tambak minyak dari Tarakan, di Museum Geologi Bandung, Selasa (6/6/2017).
Exspan, mesin tambak minyak dari Tarakan, di Museum Geologi Bandung, Selasa (6/6/2017). (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

Mesin ini sumbangan dari PT Expan Nusantara. Pumping unit yansen ini dipakai di sumur-sumur dangkal di lapangan minyak Tarakan, Kalimantan Utara, sejak 1930.

3. Perselingan Batu Rijang dan Batu Gamping Merah

Perselingan Batu Rijang dan Batu Gamping Merah di Museum Geologi Bandung, Selasa (6/6/2017).
Perselingan Batu Rijang dan Batu Gamping Merah di Museum Geologi Bandung, Selasa (6/6/2017). (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

Batuan sedimen dasar samudera ini yang terbentuk di kedalaman 4.000-8.000 meter.

Perselingan kedua batu ini muncul ke permukaan dan bersentuhan dengan lava bantal.

4. Taman Siklus Batuan

Taman Siklus Batuan di Museum Geologi Bandung, Selasa (6/6/2017).
Taman Siklus Batuan di Museum Geologi Bandung, Selasa (6/6/2017). (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

Taman ini diresmikan oleh Kepala Badan Geologi DR. R Sukhyar pada 15 Mei 2011.

Taman ini berada di sebelah timur Museum Geologi. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved