Cerpen Zainul Muttaqin

Kain Kafan yang Dibasuh Air Zamzam

KENING Darso berkerut melihat istrinya menggunting sehelai kain kafan dan diukurnya sesuai ukuran tubuhnya sendiri.

Kain Kafan yang Dibasuh Air Zamzam
Ilustrasi Cerpen Kain Kafan yang Dibasuh Air Zamzam 

"Cuma manusia yang dekat dengan Tuhannya yang sanggup mempersiapkan kematiannya sendiri dan mengetahui tanda kematiannya," kata salah satu pelayat yang ikut menggotong keranda ke pemakaman. Saat jazad Simar dibaringkan di liang kubur, kain kafan itu menebarkan wewangian. Wanginya sangat lembut. Tak pernah ada wewangian sewangi dan selembut itu. Darso tersenyum di dekat pusara. Ia cuma menduga-duga bahwa itu pertanda amal baik sang istri. Bunga-bunga ditabur di atas pusara. Tinggal Darso seorang diri di dekat pusara sedang menyiramkan air zamzam pada kubur sang istri seraya mengecup ujung batu nisannya.

***

Editor: Hermawan Aksan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved