Minggu, 19 April 2026

Jejak Penyebaran Islam

KH Usman Dhomiri, Pejuang Hizbullah, Penyebar Tarekat Tijaniyah di Cimahi

Raden Effendi (72), cucu dari anak pertama KH Usman, mengatakan kakeknya lahir di Yaman sekitar tahun 1870 dan meninggal di Cimahi pada 1955.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Kisdiantoro
TRIBUN JABAR/NAZMI ABDURRAHMAN
Raden Effendi (72), cucu dari anak pertama KH Usman Dhomiri berfoto di depan makam KH Usman Dhomiri, di Jalan KH Usman Dhomiri, Padasuka, Kota Cimahi, Jumat (26/5/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Nazmi Abdurrahman

TRIBUNJABAR.CO.ID - KH Usman Dhomiri, penyebar ajaran Islam Tarekat Tijaniyah, dikenal sebagai sosok ulama besar yang karismatik. Selain menyebarkan ajaran Islam, KH Usman juga turut berjuang mengusir penjajah bersama Laskar Hizbullah.

Masjid Baiturrokhmah, di Jalan KH Usman Dhomiri, RT 04/08, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, menjadi bukti sejarah panjang perjuangan KH Usman Dhomiri dalam menyebarkan ajaran Islam. Masjid dua lantai dengan enam kubah itu didirikan oleh KH Usman sekitar tahun 1930.

Raden Effendi (72), cucu dari anak pertama KH Usman, mengatakan kakeknya lahir di Yaman sekitar tahun 1870 dan meninggal di Cimahi pada 1955.

KH Usman menjadi ahli tarekat setelah tinggal lama dan mencari ilmu di Arab Saudi, Tunisia, Mesir, dan Sudan. Selama hidupnya, kata Effendi, KH Usman sangat aktif menyebarkan agama Islam dengan ajaran Tarekat Tijaniyah-nya. Tarekat Tijaniyah adalah salah satu tarekat yang berkembang di negeri ini, selain Tarekat Naqsyabandiyah, Qadariyah, dan Sammaniyah.

"Beliau tinggal di Cimahi itu setelah menikah dan berumah tangga. Tapi kalau dakwahnya mah keliling, bukan hanya di Cimahi," ujar Effendi di Masjid Baiturrokhmah, di Jalan KH Usman Dhomiri, Jumat (26/5).

Selama hidupnya, KH Usman menikah tiga kali. Pertama, dengan adik Haji Oemar Said Tjokroaminoto (pendiri Sarekat Islam). Namun istri pertamanya meninggal tanpa memberikan keturunan. Kedua, dengan Enok Sumarni. Dari istri keduanya ini KH Usman dikaruniai delapan anak. Ketiga, dengan Halimah, KH Usman dikaruniai lima anak.

"Kalau dihitung dengan anak-anak yang meninggal sebetulnya lebih banyak. Dari dua istrinya itu ada sekitar 23 anak, tapi beberapa anak meninggal rata-rata sewaktu masih kecil. Nah, saya cucu dari anak pertama Usman Dhomiri," kata Effendi.

Selain menjadi ulama Tarekat Tijaniyah, kata dia, KH Usman juga memiliki tapak juang membela negara. "Dia orang yang berpikir moderat, makanya dulu terjun juga di Sarekat Islam bersama dengan HOS Tjokroaminoto. Karena kedekatanya dengan Cokroaminoto itu, adiknya Cokroaminoto kemudian dinikahkan dengan Usman Dhomiri," kata Effendi.

Menurut dia, KH Usman berjuang di era kependudukan Jepang, dengan mengajak agar para ulama di Indonesia membentuk Laskar Hizbullah.

"Beliau itu yang mengatur para ulama untuk menghimpun kekuatan Hizbullah di seluruh Indonesia," katanya.

Walaupun Effendi bersaksi bahwa KH Usman merupakan tokoh di balik Laskar Hizbullah, dalam catatan sejarah di negeri ini namanya justru tidak pernah disinggung.
Dari sejumlah sumber, Laskar Hizbullah justru didirikan atas inisiatif dari KH Wahid Hasyim, tokoh Masyumi, pada 4 Desember 1944.

Dede Hermasyah, pengurus Masjid Baiturrokhmah, mengatakan, semasa hidupnya KH Usman selalu berbaur dengan masyarakat agar bisa senantiasa mengajarkan bagaimana akhlak dan akidah yang benar.

"Sebagai pemimpin KH Usman Dhomiri dapat dikategorikan sebagai pemimpin karismatik karena pengabdiannya pada kesucian dapat mengantarkan pengikutnya pada pengabdian yang nyata kepada Allah Swt," ujar Dede.

Menurut Dede, kini ajaran Tarekat Tijaniyah sudah tersebar luas dengan jumlah pengikut yang mencapai ribuan di berbagai daerah di Indonesia. "Biasanya pengikut KH Usman Dhomiri berkumpul saat kegiatan haulan, setiap tanggal 22 Maulud," kata Dede.

Untuk mengenang sosok KH Usman Dhomiri, Pemerintah Kota Cimahi mengabadikannya sebagai nama jalan di Daerah Padasuka. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved