Kamis, 28 Mei 2026

Bom di Kampung Melayu

Anjing Pelacak Dikerahkan Periksa Kendaraan Penumpang di Bandara Husein Sastranegara

Pengamanan Bandara ini melibatkan petugas gabungan dari Satgaspam AU Lanud Husein Sastranegara dan Avsec ( Aviation Security)

Tayang:
Editor: Machmud Mubarok
ISTIMEWA/PENERANGAN LANUD HUSEIN SASTRANEGARA
Dua ekor anjing pelacak dikerahkan untuk memeriksa kendaraan dan barang bawaan calon penumpang di gerbang Lanud Husein Sastranegara, Kamis (25/5). 

JUMAT, TRIBUNJABAR.CO.ID - Pascakejadian bom bunuh diri di Halte Busway Trans Jakarta di Kampung Melayu Jakarta Timur, pengamanan Bandara Husein Sastranegara diperketat, Kamis (25/5). Setiap kendaraan yang akan masuk ke kawasan Bandara tak luput dari pemeriksaan petugas, mulai bagian dalam kendaraan hingga barang bawaan seluruh penumpangnya. Sejak Jumat (26/5) pagi pun, satu regu petugas gabungan tetap bersiaga untuk pengamanan bandara.

Pengamanan Bandara ini melibatkan petugas gabungan dari Satgaspam AU Lanud Husein Sastranegara dan Avsec ( Aviation Security) yang meliputi Hanlan, Intel, Satpomau dan unsur TNI Angkatan Udara lainnya. Pemeriksaan pun melibatkan anjing pelacak. Kegiatan pengamanan dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Polisi Militer Angkatan Udara (Dansatpomau) Lanud Husein Sastranegara Mayor Pom Made Oka.

"Kami akan menutup titik-titik kerawanan dan alamdulilah selama ini masih berjalan lancar dan aman. Kami tidak ingin mengalami gangguan keamanan yang dapat membuat masyarakat menjadi resah. Seluruh area keluar masuk bandara kami periksa," ujar Made Oka dalam rilis yang diterima Tribun, pagi ini.

Baca: VIDEO: Penggeledahan Rumah Bomber Kampung Melayu di Cibangkong Bandung

Seperti diberitakan sebelumnya, teror bom kembali menerpa Indonesia. Kali ini terjadi di Teminal Kampung Melayu Jakarta Timur yang berakibat tiga orang anggota Polri gugur dan dua orang yang diduga pelaku tewas, 11 orang lainnya luka-luka. Teror bom yang kesekian kalinya itu adalah bentuk dari kebiadaban, musuh semua agama dan keyakinan, bisa mengenai siapa aja tanpa terkecuali. Kepolisian menduga ledakan itu adalah berupa bom bunuh diri dengan menggunakan bom panci, dipastikan pelaku teror ikut tewas di lokasi kejadian. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved