Kamis, 14 Mei 2026

Warga Pelosok Purwakarta Ini Inisiatif Buka Akses Jalan ke Tempat

Sejumlah warga di Desa Gunung Karung Kecamatan Maniis Kabupaten Purwakarta setahun terakhir berjibaku membuat . . .

Tayang:
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA
Warga di Desa Gunung Karung Kecamatan Maniis Kabupaten Purwakarta setahun terakhir berjibaku membuat jalan setapak dengan membuka semak belukar sepanjang kurang lebih 1 km, Minggu (16/4/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

PURWAKARTA, TRIBUNJABAR.CO.ID - Sejumlah warga di Desa Gunung Karung Kecamatan Maniis Kabupaten Purwakarta setahun terakhir berjibaku membuat jalan setapak dengan membuka semak belukar sepanjang kurang lebih 1 km.

Pasalnya, di ujung jalan setapak itu terdapat curug kecil bernama Curug Jompong dengan tinggi kurang dari 50 km. Curug itu sebenarnya sudah ada sejak lama namun setelah jalan beton melintasi desa itu, banyak para penjelajah yang mengekplorasi kawasan itu. Sehingga, ditemukanlah curug kecil itu.

Desa itu berada di jalur lingkar barat Purwakarta, membentang dari Purwakarta kota hingga Kecamatan Maniis di perbatasan dengan Kabupaten Cianjur sepanjang 50-an kilometer.

"Dulu cuma orang-orang sini saja yang tahu tempat ini, tapi setelah pak Dedi (Bupati Purwakarta) bikin jalan ini, banyak para penjelajah datang ksini. Dan tempat ini jadi tujuan, meski tempatnya belum seberapa," ujar Rahmat (40) warga sekitar di kedai warungnya, Minggu (16/4).

Karenanya, ia bersama kerabat dan anaknya berinisiatif membuat jalan setapak dengan membuka semak-semak di pinggiran Sungai Cijompong.

"Karena jadi sering yang berkunjung kesini, sedangkan jalannya semak-semak. Akhirnya saya buka jalan saja sendiri sama kerabat-kerabat saya," ujar Rahmat.

Aliran Sungai Cijompong berhulu di pegunungan di Kabupaten Cianjur. Di hulunya, air digunakan petani untuk mengairi sawahnya. Saat musim tanam tepatnya saat membajak sawah, air sungai berwarna kecoklata karena membawa lumpur sawah.

Seperti halnya saat dipantau Tribun. Meski begitu, bebatuan besar di badan sungai jadi pemandangan yang menarik. Selain itu, di pinggiran sungai juga dirimbuni berbagai pepohononan rindang sehingga hawa terasa sejuk. Aliran sungai ini kemudin berakhir di Sungai Citarum kemudian bermuara di Bendungan Jatiluhur.

Selama ini, Rahmat dibantu salah satunya oleh saudaranya, Safarudin (46). Keduanya patungan untuk membuka jalur tersebut. Keduanya juga telah melaporkan tempat tersebut ke aparat desa untuk dikembangkan.

"Sudah minta bantuan desa supaya dikembangkan tapi belum ada realisasi. Kemarin saja pak Sekda Fadhil Karsoma kesini cuma lihat-lihat saja tanpa ada rencana pengembangan," ujar Safarudin.

Hanya berbekal kurang dari Rp 500 ribu untuk membuka jalan setapak yang tertutup semak belukar, kini setiap akhir pekan selalu saja ada yang berkunjung ke curug itu. Keduanya juga mengusulkan agar di hawasan hulu sungai atau aliran sebelum curug, air kotor ditampung lebih dulu agar aliran air di curug bersih.

"Sebenarnya kalau lagi tidak musim tanam airnya jernih sekali pak. Tapi kebetulan sekarang lagi musim tanam, air bekas membajak sawah kembali lagi ke sungai dan jadi kotor penuh lumpur. Sekarang mah kami minta bantuan ke desa supaya air jernih lagi," ujarnya.

Dengan begitu, para penjelajah ini bisa benar-benar menikmati kesegaran air pegunungan di daerah yang belum terjamah.
"Rutin sekarang mah tiap Sabtu - Minggu yang berjelajah kesini. Meski curugnya tidak seberapa, tapi membawa manfaat karena kami sekarang buka warung, lumayan buat nambah-nambah penghasilan,"ujar Rahmat.

Warga lainnya, Deden (47) menambahkan karena daerah itu terbilang baru terjama kali ini setelah dilalui jalan beton, kehadiran pemerintah daerah dinantikan sebagai stimulan.

"Istilahnya sebagai pamancing (stimulan)agar warga sini mau kerja benahi wisata. Soalnya selama delapan bulan hanya lima orang saja yang ikut benahi ini. Padahal ini potensi bagus jika dikembangkan dengan baik. Karena dari pemerintahan desa responnya acuh, akhirnya kami garap inisatif saja," ujar Deden. (men)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved