Aksi Pencurian Buat Pedagang di Komplek Pemkab Bandung Resah
Pedagang di kantin komplek Pemerintah Kabupaten Bandung resah dengan aksi pencurian yang terjadi dalam sepekan terakhir
Penulis: Yudha Maulana | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yudha Maulana
SOREANG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Pedagang di kantin komplek Pemerintah Kabupaten Bandung resah dengan aksi pencurian yang terjadi dalam sepekan terakhir. Syamsu (48), pemilik kantin, mengatakan kantinnya dibobol oleh orang tak bertanggung jawab dalam dua hari berturut-turut.
Syamsu mengatakan kejadian pertama terjadi pada Sabtu (8/4/2017). Pencuri masuk dengan memanjat pagar teralis yang berada di atas pintu dorong kantinnya. Saat itu pencuri hanya mengambil minuman ringan dan rokok yang terpampang dalam rak pajang di kantin yang telah berdiri sejak 13 tahun yang lalu itu.
Bersama dengan Ipah Komariyah (48), istrinya, Syamsu pun memasang triplek di atas pagar teralis guna menghindari hal yang tidak diinginkan. Mereka pun akhirnya mengisi ulang persediaan yang telah raib digondol pencuri.
Namun nahas, malam berikutnya kantin mereka kembali disantroni pencuri. Pelaku yang diduga lebih dari satu orang itu pun tak hanya menggasak persediaan yang baru diisi, tapi juga nekad mengambil sejumlah uang tabungan yang tersimpan dalam dua kencleng.
"Biasanya saya simpan uang penglaris, uang itu biasanya saya simpan (ke dalam kencleng) dari transaksi pertama yang dilakukan, kebiasaan saya begitu, kira-kira jumlahnya Rp. 3-4 juta per kenclengnya," kata Syamsu di kantinnya, Selasa (11/4/2017).
Ipah mengatakan kejadian ini tak hanya menimpa kantin miliknya, kantin milik Ela (45) yang berada di samping kantin Ipah tak luput menjaid incaran. "Saat pagi-pagi datang ke sini, rak-rak lemari terbuka kemudian berceceran barang," ucap Ipah.
Karena kejadian itu, kerugian ditaksir mencapai Rp. 10 juta dalam bentuk uang tunai dan barang dagangan. "Yang saya khawatirkan Itu karena pelaku, nyantai sekali, teh botolan juga dilumuri oleh susu kental, setelah begitu dibiarkan begitu saja," ujarnya.
Menurutnya kejadian ini, bukan kali pertama, pada beberapa tahun sebelumnya, beberapa kantin lain yang berada di lingkungan pemkab juga pernah disantroni maling."Saya berharap keamanan di lingkungan pemkab dapat lebih ditingkatkan," katanya.(dam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pedagang-kantin-pemkab-bandung_20170411_174508.jpg)