Jumat, 1 Mei 2026

Kawasan Hutan Jati di Purwakarta Dipenuhi Sampah

Kawasan Situ Cigangsa, Desa Campaka Sari, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta mendadak jadi tempat pembuangan sampah . . .

Tayang:
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA
Seorang warga tengah membersihkan serakan sampah di hutan jati di pinggiran Situ Cigangsa, Desa Campaka Sari Kecamatan Campaka, Kamis (6/4/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

PURWAKARTA, TRIBUNJABAR.CO.ID - Kawasan Situ Cigangsa, Desa Campaka Sari, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta mendadak jadi tempat pembuangan sampah sejak beberapa bulan terakhir.

Pantauan Tribun, Kamis (6/4/2017), sampah sudah memenuhi salah satu ruas jalan beton di pinggiran danau alami itu. Bahkan, sampah yang berserakan sudah menjalar ke badan jalan. Saking banyaknya, petugas kebersihan dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Purwakarta harus membakar sampah yang berserakan tersebut.

"Ini sudah keterlaluan, disini sebenarnya bukan tempat buang sampah karena ini kawasan hutan. Tapi warga yang buang sampah disini tidak tahu diri," ujar Rahmat (35), petugas kebersihan yang saat ditemui tengah membakar tumpukan sampah tersebut.

Menurutnya, banyak warga sekitar situ dan warga yang melintas situ membawa sampah dan membuang di pinggiran jalan di dekat danau tersebut. Kawasan itu sendiri dikelilingi hutan jati dan pohon-pohon tua lainnya.

Kawasan itu dikelola Perum Perhutani dan masuk Kawasan Perlindungan Setempat Rawa Cigangsa dan memiliki luas 5.7 hektare.

Rahmat mengatakan, meski bukan tempat pembuangan sampah, namun pihaknya menyediakan bak truk khusus tempat sampah.

"Tapi tetap saja yang buang mah masih ke pinggiran hutan, menumpuknya disana sedangkan bak truk sampahnya tidak terisi sama sekali," ujarnya.

Deden Kusuma (45), petugas lainnya menambahkan di tengah warga sembarangan buang sampah, namun pemerintah desa setempat tidak mengambil langkah tegas dan preventif.

"Pemerintah desanya juga tidak tegas, harusnya dilarang, masalahnya ini hutan jati masa buang sampah di hutan," katanya.

Meski telah menumpuk, petugas kebersihan pemerintah juga tidak mengangkut sampah yang berserakan tersebut melainkan dengan membakarnya.

"Ya mau bagaimana, sudah sering kami angkut lalu kami bawa ke TPAS Cikolotok eh besoknya numpuk lagi, bahkan kami bisa mengangkut dengan melibatkan tiga truk dari pagi sampai siang cuma disini saja," ujar dia. (men)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved