Perburuan Babi Hutan Terbesar Ditemukan di Pameungpeuk
Wisata berburu dan bakti sosial yang diselenggarakan Perbakin Cabang Kota Bandung, berakhir Minggu (2/4)
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Wisata berburu dan bakti sosial yang diselenggarakan Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Cabang Kota Bandung, berakhir Minggu (2/4). Hasil perburuannya, babi hutan terberat didapat dari hutan di Pameungpeuk, Kabupaten Garut, sedangkan sejumlah SD di pelosok Jawa Barat mendapat ribuan buku dan alat tulis dari kegiatan bakti sosialnya.
Ketua Panitia Pelaksana Wisata Berburu dan Bakti Sosial Perbakin Cabang Kota Bandung, Iwan Ridarwan, mengatakan babi hutan terberat dengan bobot 90,5 kg tersebut didapat oleh Andi Sunarto dari Kota Bandung, di hutan Pameungpeuk. Sedangkan pemenang perolehan skor berburu tertinggi diraih oleh Lukman Ramdani dari Kabupaten Bandung, posisi kedua diraih Enjang Cece dadi Kota Bandung, dan ketiga diraih Murti Sujarwo dari Kota Bogor.
"Alhamdulillah semua berjalan lancar walau terjadi hujan di sejumlah kawasan. 125 peserta dalam 42 regu ini berpencar untuk berburu di hutan di Pangalengan, Ciwidey, Pameungpeuk, Ujunggenteng, Sumedang, dan beberapa daerah terpencil lainnya," kata Iwan seusai acara pemberian penghargaan dan hadiah kepada para pemenang di Lapangan Sidolig Kota Bandung, Minggu (2/4).
Iwan mengatakan kegiatan rutin tahunan ini dilakukan bertujuan untuk menyalurkan hobi, sekaligus mengasah kemampuan para anggota Perbakin. Iwan yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Berburu Perbakin Cabang Kota Bandung ini pun mengatakan para peserta bisa menghadapi semua hambatan saat berburu di hutan, termasuk cuaca ekstrem.
"Semua berjalan lancar dan selamat. Di sela kegiatan berburu, setiap regu mengunjungi sekolah di pelosok tempat perburuannya. Setiap regu memberikan bantuan berupa 45 alat tulis dan 75 buku untuk para murid. Diharapkan mampu berkontribusi pada pendidikan di kawasan pelosok Jawa Barat," katanya.
Perburuan babi ini pun, katanya, untuk membantu para petani menghadapi hama babi hutan yang sering merusak lahan pertanian. Iwan yang ikut dalam regu perburuan di Ujunggenteng Sukabumi ini mengatakan regunya menembak sebanyak enam babi hutan selama berburu. Mereka menginap di rumah warga sekitar selama kegiatan.
Kegiatan ini diawali start dari Lapangan Menembak Lodaya di Kota Bandung, Jumat (31/3). Menggunakan kendaraan mobil offroad, 125 peserta yang dibagi menjadi 42 regu ini berpencar ke sejumlah titik di Sukabumi, Garut, Purwakarta, Sumedang, dan sejumlah titik lainnya di Jawa Barat untuk melakukan perburuan dan bakti sosial.
Keberangkatan para peserta ini dilepas oleh Dir Intelkam Polda Jabar Kombes Pol Rudy Marfianto dan Ketua Perbakin Cabang Kota Bandung Teddy S Kardin. Di hutan, para peserta berburu babi hutan menggunakan senapan minimal kaliber 223.
Para peserta ini berasal dari sejumlah daerah di Jawa Barat, seperti Bandung, Tasikmalaya, Purwakarta, Karawang, dan Bogor. Di samping untuk berolah raga, kegiatan ini bertujuan menyalurkan hobi serta mengasah kemampuan menembak dan berburu para peserta. (Sam)
