Angin Puting Beliung

Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga di Padalarang

Sedikitnya ada lima RW yang terdapak angin puting beliung yakni, RW 8, 9, 10, 11 dan 15. Puluhan rumah mengalami rusak . . .

Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah Warga di Padalarang
MUMU MUJAHIDIN
Warga tengah memotong pohon yang menimpa rumah Titin (35) di Kampung Cipeundeuy RT 01/11, Desa Cimerang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, yang rusak akibat tertimpa pohon saat angin puting beliung terjadi, Minggu (2/4/2017). 

Laporan Mumu Mujahidin

PADALARANG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Rumah milik Titin (35) dan puluhan rumah lainnya di Desa Cimerang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat rusak parah diterjang angin puting beliung, Minggu (2/4/2017) sekitar pukul 14.00. Hujan deras yang disertai angin puting beliung ini pun juga diawali hujan es meski kurang dari satu menit.

Menurut pantauan Tribun sore kemarin, sedikitnya ada lima RW yang terdapak angin puting beliung yakni, RW 8, 9, 10, 11 dan 15. Puluhan rumah mengalami rusak ringan, bagian atap rusak dan kenting rumah beterbangan. Sementara belasan rumah lainnya rusak parah akibat tiupan angin dan tertimpa pohon besar.

"Rumah saya sama rumah bu Nani yang rusak tertimpa pohon pete dan albasiah. Rumah saya juga banjir karena air masuk semua dari atas kenting," tutur Titin di kediamannya di Kampung Cipeundeuy RT 01/11, Desa Cimerang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Menurut Titin hujan deras tiba-tiba turun pada pukul 14.00 setelah sebelumnya hujan es yang tak cukup lama. Hujan deras tersebut disusul kemudian oleh angin kencang yang menerbangkan kenting dan menumbangkan pohon petai besar di belakang rumahnya. Titin menuturkan angin kencang dan berputar selama kurang lebih 15 menit dari arah belakang rumahnya.

"Pas denger bunyi pohon ambruk, kami langsung keluar rumah dan menyelamatkan barang-barang soalnya takut ambruk semuanya," ujarnya kemarin.

Pohon berukuran besar menimpa atap rumah dan tembok bagian belakang rumah milik Titin. Akibatnya atap rumah bocor dan air menggenangi dapur dan ruang menjahit karyawannya. Hal serupa juga menimpa rumah milik Nani (37) yang tepat berada di sebelahnya.

Selain itu rumah milik Dasep (36) di Kampung Ciluncat RT 02/15, Desa Cimerang, Kecamatan Padalarang, KBB. Atap rumah Dasep habis terbawa terbang sejauh 100 meter ke persawahan. Selain itu gudang gapoktan milik warga yang berada di sebelah rumahnya hancur parah.

"Atap rumah saya habis kebawa terbang semua ke sawah," ujarnya kemarim saat tenagah berbenah kemarin.

Dasep bersyukur saat kejadian rumah tengah kosong anak-anak dan istrinya tengah berada di luar rumah. "Saya kebetulan sedang kerja, saya dihubungi tetangga kalau rumah saya hancur. Anak-anak dan istri saya juga sedang ada di luar rumah jadi enggak ada korban alhamdulillah," tuturnya

Karena kondisi rumahnya sudah tidak bisa ditempati, untuk sementara Dasep dan keluarganya akan tinggal di kerabat dekatnya. "Karena enggak bisa ditempati, untuk sementara tidur di saudara dulu malam ini," katanya.

Sementara Ketua RW 11 Asep Supriatna (36) mengatakan ada sekitar 60 rumah rusak ringan dan tujuh rumah rusak parah tertimpa pohon tumbang di RW nya tersebut. "Sebelumnya sudah kami data di RW kami sedikitnya ada 55 rumah rusak ringan dan tujuh rumah rusak parah tertimpa pohon tumbang. Kalau di RW lain kami kurang tahu yang pasti jumlahnya juga banyak," tutur Asep.

Data tersebut akan disampaikan kepada pemerintah setempat untuk kemudian disampaikan ke Pemerintah Daerah. Jumlah kerugian belum dapat dipastikan, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

"Penanganannya sudah kami data, jumlah rumah yang rusak ringan dan parah, kami akan hitung kerugiannya dan kami laporkan ke desa dan kecamatan untuk disampaikan ke Pemda," katanya.

Adapun ketujuh rumah yang mengalami rusak parah di antaranya milik Ajat Amir (45), Suryana (40), Oom (70), dan Usup (30) di RT 01/11. Dan Emin (30), Marni (50) dan Ento (50) di RT 02/11. (aa)

Penulis: Mumu Mujahidin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved