Kuliner Bandung

Rasakan Sensasi Pedas Segar ala Keripik Rujak

Setiap kepingan keripik akan memberikan rasa yang berbeda, lantaran di dalamnya ada tiga jenis buah. Keripik pun dibuat tebal dan tidak terlalu kering

Penulis: Isa Rian Fadilah | Editor: Machmud Mubarok
TRIBUN JABAR
Keripik Rujak Mamah Enung menawarkan 3 varian rasa pedas. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isa Rian Fadilah

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Kabar gembira bagi para penggemar rujak. Kini rujak sudah hadir dalam kemasan sehingga memudahkan kita untuk membawanya ke mana pun. Terobosan unik dan inovatif ini dibuat oleh Enung, warga Jalan Braga Bandung. Rujak diracik dalam bentuk keripik, namanya Keripik Rujak Mamah Enung.

Keripik rujak dibuat dari buah nanas, jambu biji, dan mangga kaweni. Buah matang dipilih agar memberikan aroma wangi. Ketiga buah ini dipotong, dicampur dengan olahan bumbu termasuk tepung terigu dan rempah-rempah, kemudian digoreng dan dicampur dengan bumbu rujak. Ada tiga pilihan rasa, yakni kacang, orisinal, dan honje.

Satu kemasan keripik rujak berbobot 150 gram. Di dalamnya, Anda sudah bisa menikmati tiga jenis buah-buahan. Dalam satu kemasan keripik rujak, terdapat 80 persen buah-buahan dan 20 persen bumbu olahan.

Setiap kepingan keripik akan memberikan rasa yang berbeda, lantaran di dalamnya ada tiga jenis buah. Keripik pun dibuat tebal dan tidak terlalu kering. Saat dimakan, sensasi krispi hanya terasa pada kunyahan pertama. Setelah itu Anda lebih merasakan buah-buahan dengan rasa pedas dan asin yang proporsional.

"Keripik Rujak Mamah Enung ini pelopor di Bandung, Jawa Barat, dan di Indonesia. Awalnya kami bikin kerja sama dengan mahasiswa. Dulu bikin 1.500 buah, harus habis dalam waktu tiga bulan. Ternyata belum sebulan juga sudah habis," ujar Annisa (31), putri dari Enung, saat ditemui di The Suites Metro Apartement, Jalan Sukarno-Hatta No 693, Bandung, belum lama ini.

Keripik rujak diracik dengan tingkat kepedasan yang seragam. Bagi pelanggan loyal, Annisa bisa membuatkan keripik rujak dengan tingkat kepedasan yang lebih dari biasanya. Dalam sehari, ia memproduksi 300 buah keripik rujak. Produksi dilakukan setiap Senin hingga Kamis. Sedangkan pengiriman produk dilakukan Jumat hingga Minggu. Keripik Rujak Mamah Enung disebar di toko-toko oleh-oleh di Bandung, Garut, hingga Surakarta. Bahkan, Keripik Rujak Mamah Enung masuk ke dalam jajaran produk Little Bandung pertama di Malaysia.

"Little Bandung pertama kami ikut. Setelah itu kami berhenti karena banyaknya pesanan dari konsumen," katanya.

Menurut Annisa, banyak pelanggannya tertarik membeli keripik rujak lantaran dianggap unik. Rasa penasaran mencoba penganan unik inilah yang membuat mereka membeli keripik rujak. (ee)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved