Kebakaran
Sebagian Gedung Terbakar, Disdukcapil Kabupaten Bandung Tetap Layani Warga
Sekretaris Disdukcapil, Indriyani, mengatakan kebakaran hanya menghanguskan ruangan . . .
Penulis: Yudha Maulana | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yudha Maulana
SOREANG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Meski si jago merah melalap sebagian bangunan Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung pada dini hari, pelayanan administrasi bagi warga tetap beroperasi.
Sekretaris Disdukcapil, Indriyani, mengatakan kebakaran hanya menghanguskan ruangan kepala dinas yang berada di lantai satu, beruntung api tak sampai merambat ke ruangan lainnya.
"Kebetulan arsip kartu keluarga (kartu keluarga) sekitar seribu lembar sudah ditanda tangani dan dibagikan, akte yang belum ditandatangani memang ada yang terbakar, tapi semuanya sudah ada di database sehingga bisa di print out lagi," kata Indriyani kepada Tribun di ruang kerjanya, Jumat (31/3/2017).
Setelah melakukan penilaian, kata Indiryani, ia segera berkoordinasi dengan Kepala Dinas Disdukcapiil, Salimin, untuk tetap melayani masyarakat.
"Kebetulan pak kadis sedang bertugas ke luar koita, setelah berkomunikasi kami langsung buka karena kaishan kepada masyarakat yang jauh dan ternyata kantornya tutup," katanya.
Indriyani mengatakan untuk pelayanan kartu keluarga dan akta kelahiran bisa langsung diproses di tempat dengan memanfaatkan layanan Disdukcapil Mobile. "Kami juga buat beberapa meja pelayanan tambahan, karena dalam sehari yang ditandatangani itu sehari 2000, kebayang kalau kita tutup, alhamdulillah pelayanan seperti biasa," ucapnya.
Pantauan Tribun, sebagian berkas dan satu unit laptop di ruang kepala dinas berhasil diamankan. Peugas kepiolisian memasang garis polisi di lokais kejadian, api tak hanya melahap ruangan kepala dinas tapi juga sebagian langit-langit bangunan Disdukcapil.
Pelayanan bagi masyarakat dilakukan di halaman Disdukcapil, petugas memasang bangku di bagian timur dan selatan bangungan. Pasalnya, kondisi dan situasi di ruang pelayanan belum memungkinkan uintuik melakuikan pelayanan.
"Paling yang prosesnya lama itui membuat siurat pindah karena kami harius berkoordinasi dengan wilayah asal yang bersangkiutan," kata Indriyani.(dam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kebakaran-kantor-disdukcapil-kabupaten-bandung-_-3_20170331_145832.jpg)