Ada Tentara Kendalikan Backhoe di Arjasari, Warga Pun . . .
Ini merupakan pra-kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang akan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia pada 5 April 2017
Penulis: Yudha Maulana | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yudha Maulana
ARJASARI, TRIBUNJABAR.CO.ID - Suara backhoe memecah keheningan di Desa Arjasari, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Tampak pria berseragam loreng mengemudikan alat berat tersebut seraya meratakan gundukan tanah di atas jalan selebar lima meter.
Ialah Sersan Satu, Didin Sahidin dan kawan-kawan dari Koramil 0909 Pameungpeuk, Kodim 0609 Cimahi, Kabupaten Bandung yang berjibaku membuat jalan penyambung antara Desa Arjasari dan Desa Wargaluyu pada Rabu (15/3/2017).
Sejak 4 Maret lalu, bersama warga setempat, mereka berupaya untuk membuat jalan pembuka sepanjang 1,3 KM untuk akses kendaraan bermotor. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjalin hubungan batin antara tentara dengan warga desa.
Didin mengatakan, kegiatan ini juga merupakan pra-kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang akan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia pada 5 April 2017 mendatang.
Di Kabupaten Bandung sendiri peresmian kegiatan TMMD akan dilangsungkan di Lapangan Cisalak, Arjasari. "Alhamdulillah masyarakat kompak," ujar Didin sambil bercampur lumpur dan peluh di sela-sela pembangunan.
Didin mengatakan bahwa masyarakat di Arjasari juga terbuka dan ikhlas membantu. Bahkan, kata Didin, masyarakat pun rela menghibahkan sebagian tanahnya demi kepentingan pembangunan jalan.
Salah satunya milik Endang (50), Ketua RT 1 RW 4, ia ikhlas untuk memberikan sebagian lahan halamannya seluas dua kali delapan meter demi pembuatan akses jalan.
"Alhamdulillah ini untuk masyarakat juga, mudah-mudahan sarana lalu lintas lancar, ekonomi masyarakat sini juga meningkat, karena di tempat ini ada beberapa destinasi wisata," ucap Endang kepada Tribun.
Salah satu destinasi wisata di Arjasari, kata Endang, ada Batu Korsi, Curug Salam, Bakom, Air Keramat Cipicung dan Batu Pabeasan yang dipercaya sebagai peninggalan Prabu Siliwangi.
Rencananya, sebagai pra kegiatan TMMD akan dibangun jalan selebar tiga meter dengan bahu jalan dan drainase masing-masing satu meter di pinggirannya. Pasalnya, jalan tersebut menjadi vital untuk memudahkan pembangunan desa ke depannya.
Nantinya, sekitar 160-an tentara akan berbaur dengan warga. Tak hanya membangun dan membuat warga berdaya dengan berbagai pelatihan keterampilan, mereka juga akan menginap di rumah warga selama kurang lebih satu bulan.(dam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/tentara-bangun-jalan-desa-di-arjasari_20170315_155334.jpg)