Di Sekolah Dasar, Bahasa Inggris Disampaikan Melalui Nyanyian dan Permainan
Mata pelajaran bahasa Inggris ternyata bukanlah salahsatu mata pelajaran untuk tingkat sekolah dasar (SD)
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Ferri Amiril Mukminin
BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Mata pelajaran bahasa Inggris ternyata bukanlah salahsatu mata pelajaran untuk tingkat sekolah dasar (SD) yang masuk dalam kurikulum, melainkan hanya sebatas ekstrakulikuler atau pengembangan diri.
Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan SD, Dinas Pendidikan Kota Bandung, Supardi, menjelaskan bahwa pendidikan dasar itu terdiri dari 30 persen sebagai penyiapan anak untuk belajar ke jenjang yang berikutnya dan 70 persen bertujuan membentuk karakter.
"Jadi 30 persen ini merujuk pada penguatan si anak agar dapat mampu membaca, menulis, dan berhitung. Sebetulnya itu prinsip dasarnya," kata Supardi kepada Tribun di Museum Sri Baduga, Sabtu (11/3/2017)
Sehingga metode pelajaran Bahasa Inggris di tingkat SD, kata Supardi, mesti disampaikan melalui permainan, nyanyian, atau cara yang sifatnya interaktif. "Saat ini pun orangtua telah faham, dengan tidak terlalu menekan anaknya untuk mempelajari Bahasa Inggris yang sifatnya kognitif, melainkan sebatas pengembangan diri," jelas dia
Penambahan pelajaran bahasa-bahasa, tambahnya, lebih ke arah yang sifatnya di luar (ekstra) bukan masuk dalam kurikulum untuk tingkat sekolah dasar. "Jadi, kalau pun ada pelajaran Bahasa Inggris itu hanya ekstrakulikuler," tegasnya. (ff)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/membaca_20170311_115000.jpg)