Jumat, 10 April 2026

Bencana Longsor

Bayi dan Anak-anak Korban Longsor Cililin Butuh Popok, Pakaian, dan Selimut

Pakaian dan selimutnya basah semua terendam banjir, ini aja dikasih sama tetangga.

Penulis: Mumu Mujahidin | Editor: Kisdiantoro
Mumu Mujahidin
Sejumlah pengungsi tampak berkumpul di pengungsian madrasah Nurul Hikmah di RW 1, Desa Cililin, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (11/3). 

CILILIN, TRIBUNJABAR.CO.ID - Sejumlah pengungsi terutama bayi dan balita membutuhkan popok, pakaian, dan selimut. Karena sebagaian pakaian dan selimut miliknya basah terendam banjir pada longsor yang terjadi Jumat (10/3/2017) kemarin malam. 

Pasca bencana longsor yang terjadi di Kampung Jati Radio RT 02/12, Desa Cililin, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, sedikitnya 151 kepala keluarga diungsikan ke dua lokasi yakni pondok madrasah Nurul Himah dan masjid Al Huda di RW 1 sejak kemarin malam. 

Yanti (32) salah satu pengungsi mengeluhkan pakaian dan selimut bayi untuk anakanya Aldila berusia enam bulan, selain itu dirinya juga memiliki satu anak balita lainnya yakni Azkia (2). Pasca longsor yang dibarengi banjir terdebut sempat merendam perlengkapan anak-anaknya. 

"Pakaian dan selimutnya basah semua terendam banjir, ini aja dikasih sama tetangga. Semalam juga tidak ada selimut jadinya anak saya flu karena kedinginan," tuturnya di pengungsian, kemarin sore. 

Selain itu Mimih (30) juga mengeluhkan keperluan bayi lainnya seperti popok dan susu bayi. Muhammad Fajar yang masih berusia dua bulan tersebut diungsikan ke rumah saudaranya tak jauh dari lokasi longsor

"Kalau pakaian bayi sempat diberesin jadi masih ada, paling popok sama susu aja. Tapi katanya emang bakal ada bantuan itu mah," ujarnya kemarin di pengungsian. 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB Dicky Maulana mengatakan sedikitnya ada 350 lebih jiwa dari 151 kepala keluarga yang diungsikan baik ke pengungsian maupun ke sanak saudaranya. Menurut pantauan Tribun, sedikitnya ada sekitar 50 bayi dan balita yang ikut mengungsi. 

"Kami bangun posko bencana dan dapur umum di sekolah SMK Mitra Dharma, akan ada bantuan susu dan popok bagi pengungsi khusus untuk obat-obatan karena berdekatan dengan Puskesmas jadi lebih gampang langsung saja," tuturnya kemarin di lokasi. 

Sementara untul bantuan logistik lainnya seperti selimut, tikar dan lainnya pihak BPBD belum akan memberikan bantuan tersebut. (aa)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved