Longsor
BREAKING NEWS: Longsor Terjang Desa Cililin, 200 Kepala Keluarga Diungsikan
Untuk sementara baru tiga rumah rusak parah roboh dan tertimbun longsoran, dan dua lagi rusak ringan," ujar Kepala Desa Cililin Agus Mahdar
CILILIN, TRIBUNJABAR.CO.ID - Sedikitnya tiga rumah rusak parah dan dua rumah lagi rusak ringan akibat diterjang longsor yang terjadi di Kampung Radio RT 02/12, Desa Cililin, Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat. Para penghuninya dievakuasi sementara akibat longsor yang terjadi sekitar pukul 20.30.
"Untuk sementara baru tiga rumah rusak parah roboh dan tertimbun longsoran, dan dua lagi rusak ringan," ujar Kepala Desa Cililin Agus Mahdar Hilmi saat dihubungi melalui telpon seluler tadi malam, Jumat (10/3).
Akibat longsor tersebut terdapat tiga orang korban yang mengalami luka cukup parah akibat terkena timbunan. Salah satu di antaranya Asep Cimot (47) yang saat ini masih dalam penanganan tim medis Puskesmas Cililin.
"Untuk sementara 3 korban luka cukup parah. Sisanya sempat lari untuk menyelamatkan diri, dan saat ini masih dilakukan pendataan dan penyisiran oleh tim gabungan," ujarnya.
Selain itu akibat longsor tersebut sedikitnya sekitar 200 kepala keluarga diungsikan sementara ke pesantren Al Huda di RW 01 yang berada tak jauh dari lokasi longsor.
"Sekitar 200 KK dievakuasi turun ke pesantren Al Huda di sebrang. Ada juga yang mengungsi ke rumah kerabat dekatnya," katanya.
Menurut Agus, lokasi Kampung Radio tersebut berada di dataran tinggi tepat di kaki gunung sehingga longsor tak dapat dihindari warga. Agus menuturkan longsor disebabkan oleh tingginya curah hujan yang terjadi sejak beberapa hari ke belakang.
"Longsor disebabkan hujan deras yang terjadi sejak pukul 05.00 sore. Selain itu sebelumnya juga sudah sering turun hujan deras di sini," katanya. (aa)
--
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/rumah-ambruk-tertimpa-longsor-di-tagog-apu-padalarang-kbb_20161120_223512.jpg)