Kamis, 9 April 2026

Piala Presiden

Kalah dari PBFC, Manajer Persib Sudah Merasakan Firasat Jelek

Umuh meminta maaf atas kekalahan Persib. Menurutnya, tak ada pihak yang harus disalahkan, baik Kim maupun pelatih . . .

Penulis: cis | Editor: Dedy Herdiana
yudha maulana
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar? saat mengklarifikasi kesalahpahaman soal eksistensi Persebaya Surabaya di salah satu tempat makan di kawasan Jalan Riau, Kota Bandung, Jumat (11/11/2016) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengaku sudah merasakan firasat jelek pada laga melawan Pusmania Borneo FC. Hal itu terlihat ketika Atep gagal mencetak gol pada menit ke-61.

Bola yang ditendang Atep hanya membentur tiang gawang sebelah kiri penjaga gawang PBFC. Bola yang membentur mistar itu pun kembali ke muka gawang sehingga berhasik diamankan Wawan Hendrawan.

"Saya lihat kejadian dari awal. Memang ada tanda-tanda (jelek). Tapi Kami terus beri semangat karena kami unggul 1-0 dan 90 menit belum usai. tapi apa boleh buat hasil akhir berkata lain," kata Umuh kepada wartawan usai laga di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (5/3/2017).

Umuh pun meminta bobotoh melampiaskan kekalahan tim kesayangannya dengan hal yang baik dan positif. Ia berharap bobotoh tetap menjadi suporter terbaik selama penyelenggaraan Piala Presiden 2017 berlangsung.

"Saya mohon maaf kepada bobotoh yang luar biasa tapi tetap berikan semangat walau kecewa. Bobotoh harus dicontoh agar jadi suporter yang terbaik," ujar Umuh seraya akan mengevaluasi kekurangan tim pada laga semifinal.

Umuh meminta maaf atas kekalahan Persib. Menurutnya, tak ada pihak yang harus disalahkan, baik Kim maupun pelatih. Sebab, kata dia, kekalahan Persib merupakan keinginan Yang Maha Kuasa.

"Allah tidak memberi jalan buat kami untuk lolos. Apapun yang terjadi hari ini, kita semua harus menerimanya. Mungkin Allah akan memberikan yang terbaik buat Persib," kata Umuh.
Pernyataan Umuh bukan tanpa alasan. Ia mengatakan, penggawa Persib bermain lebih baik ketimbang PBFC. Beberapa peluang pun tercipta meski akhirnya tak membuahkan hasil.

"Kalau permainan jelas jauh mereka di bawah Persib. Bukan menganggap kecil, tapi jelas semua lihat jauh sekali. Kami yang menguasai bola," kata Umuh.

Umuh menilai, para pemain Persib pun bermain maksimal dengan mengerahkan semua kemampuannya. Pemain juga tak mengharapkan kekalahan melalui babak adu pinalti.

"Insya Allah di liga nanti bisa mempertahnkan juara. Sekarang kami lepas piala presiden," kata Umuh.

Laga semifinal leg kedua Piala Presiden yang mempertandingkan Persib melawan Pusamania Borneo FC (PBFC) berangsung alot.

Kedua tim tampil habis-habisan dalam laga yang menentukan untuk bisa melaju ke babak final.

Terbukti, 90 menit tak cukup mengakhiri laga kedua tim. Kedua tim pun harus menjalani babak adu pinalti untuk memastikan tim yang lolos ke babak final lantaran skor tetap bertahan 2-1 hingga babak 2x15 menit.

Tim yang diarsiteki Djadjang Nurdjaman kalah dari PBFC setelah melakoni adu pinalti. Tim berjuluk Maung Bandung kalah skor 5-3 dari PBFC. (cis)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved