Sarapan Pagi Ternyata Cegah Obesitas, Begini Penjelasannya

Pola makan yang tidak teratur disebut-sebut sebagai penyebab obesitas atau kegemukan.

Sarapan Pagi Ternyata Cegah Obesitas, Begini Penjelasannya
tribunjabar/teuku muhamad guci
Bendahara Umum Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indoensia (IDI), Dr. Ulul Albab SpOG, usai menghadiri kegiatan di Lapangan Hubdam III/Siliwangi, Jalan Moh Toha, Kota Bandung, Minggu (5/3/2017). 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Pola makan yang tidak teratur disebut-sebut sebagai penyebab obesitas atau kegemukan. Pola makan yang tidak teratur itu biasanya dialami para pekerja yang mengabaikan sarapan ketika melakukan aktivitasnya di pagi hari.

Padahal sarapan terbukti juga akan mencegah obesitas. Kenapa demikian? Bendahara Umum Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indoensia (IDI), Dr. Ulul Albab SpOG, mengatakan jika masyarakat berusia remaja, dewasa, dan seterusnya, melakukan sarapan rutin, maka kebutuhan asupan makanan pada siang hari dan malam hari menurun.

Sebab sarapan berguna bagi tubuh untuk mendapatkan energi setelah semalaman perut dalam keadaan kosong. Menurutnya, jika hal tersebut tidak terpenuhi, maka tubuh akan terasa lebih lapar pada siang dan malam hari.

"Akibatnya keinginan mengunyah makanan pada siang dana malam hari meningkat," kata Ulul kepada wartawan di Lapangan Hubdam III/Siliwangi, Jalan Moh Toha, Kota Bandung, Minggu (5/3/2017).

Tak hanya mencegah obesitas, lanjut Ulul, sarapan juga sangat penting bagi anak-anak. Anak-anak yang tidak sarapan akan mengalami penurunan kualitas dalam menerima pelajaran di sekolah. Terbukti dari beberapa riset, jika fungsi sarapan memberikan energi sehingga daya ingat dan kemampuan otak meningkat.

"Terbukti juga anak-anak yang gizi hariannya sebesar 15-30 persen terpenuhi dari sarapan itu tahan terhadap stress," kata Ulul. Sebaliknya, kata dia, jika anak-anak tidak sarapan, maka akan kekurangan gula. Adapun gula, kata dia, sangat penting sebagai pendukung energi dalam tubuh manusia.

"Sehingga ada penurunan konsentrasi. Lebih cepat capek ngantuk dan seterusnya," kata Ulul seraya menyebut ada sebuah riset jika sarapan itu dianjurkan susu, sereal, biskuit, dan telor. (cis)

Penulis: cis
Editor: Ferri Amiril Mukminin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved