Sarah Sechan Pamit dari Media Sosial, Ini Status Terakhirnya

Media sosial telah menjadi tempat orang-orang untuk mencurahkan isi hati, mengunggah foto atau video dan memamerkan segala hal.

Sarah Sechan Pamit dari Media Sosial, Ini Status Terakhirnya
tribunnews
Sarah Sechan 

TRIBUNJABAR.CO.ID -- Media sosial telah menjadi tempat orang-orang untuk mencurahkan isi hati, mengunggah foto atau video dan memamerkan segala hal.

Bagi selebriti dan publik figur, media sosial adalah tempat untuk berinteraksi dengan para penggemarnya dan untuk memberikan informasi kepada para follower-nya.

Namun, presenter kondang Sarah Sechan merasa sudah waktunya untuk menghentikan kebiasaannya berkutat dengan media sosial.

Pemain film Bukaan 8 itu mengejutkan netizen dengan mengumumkan dirinya akan berhenti menggunakan segala jenis media sosial.

Akun Instagram dan Twitter miliknya pun telah di-private sehingga orang-orang yang tidak mem-follow dirinya tidak bisa melihat foto-foto atau postingan dirinya terdahulu.

Sarah Sechan mengumumkan keputusannya itu dengan mengunggah foto dirinya dengan caption panjang dalam bahasa Inggris.

Dalam tulisannya itu, secara garis besar, ia mengumumkan bahwa postingan itu adalah yang terakhir darinya.

Ia memutuskan di usianya yang sekarang ini, ia perlu benar-benar hidup dan menikmati setiap momen yang ada, bukannya sibuk mencari pengakuan dari orang asing.

Sarah juga mengaku, di akhir caption-nya, bahwa kehidupan di sosial media itu melelahkan dan menghabiskan waktu-waktu berharganya dengan sang buah hati.

Tak sedikit netizen yang merasa sedih atas absennya Sarah Sechan di dunia maya.

Berikut unggahan terakhirnya:

"Hey kalian orang-orang seksi... Ini akan menjadi unggahan terakhirku di Instagram dan Twitter. Aku telah memutuskan di umur sekarang (selamanya 24, tentu saja) aku ingin memulai hidup dan menikmati setiap momen dalam hidupku tanpa sibuk memikirkan pendapat dan persetujuan dari orang lain,"

"Aku sadar aku sudah menghabiskan terlalu banyak waktu untuk mem-posting hal yang tidak perlu. Aku perlu lebih banyak berinteraksi dan memerhatikan orang-orang terdekatku, karena aku tidak tahu berapa banyak waktu yang tersisa untuk menghabiskan waktu dengan mereka,"

"Aku ingin orang-orang mengenalku karena mereka telah bertemu dan menghabiskan waktu denganku, bukan karena mereka membaca kalimat di caption yang kutulis di bawah foto. Jadi, inilah unggahan terakhirku. Oh... hidup di media sosial sangat melelahkan dan banyak merenggut waktu istirahat siangku. Terima kasih followers-ku tercinta..(*)

Editor: Ferri Amiril Mukminin
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved