Breaking News:

Bom Panci di Taman Pandawa

Antisipasi Teror Susulan, Polrestabes Bandung Sebar Anggota Polisi

Hendro mengatakan, langkah preventif yang akan dilakukan polisi ini dengan menyebar anggota ke sejumlah lokasi-lokasi yang rawan di Kota Bandung.

Penulis: dra | Editor: Kisdiantoro
TRIBUN JABAR/DONY INDRA RAMADHAN
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo saat ditemui di Kementerian Agama Kantor Wilayah Kota Bandung di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (20/12/2016). 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Polisi memperketat pengamanan di wilayah Kota Bandung. Hal ini menyusul adanya aksi teror di Taman Pandawa, Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung.

"Dalam rangka antisipasi teroris di Kota Bandung kami melalukan langkah-langkah preventif dan represif. Kedepan, langkah preventif dilakukan untuk antisipasi aksi teror ini," ujar Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo saat ditemui di Markas Polrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Rabu (1/3/2017).

Hendro mengatakan, langkah preventif yang akan dilakukan polisi ini dengan menyebar anggota ke sejumlah lokasi-lokasi yang rawan di Kota Bandung.

"Kami sebar anggota. Ada 615 titik rawan yang akan dikontrol oleh anggota.Mereka patroli pagi, siang, sampai malam. Selain rawan aksi teror, penyebaran anggota juga untuk antisipasi tindak pidana lain," katanya.

Seperti diketahui, terjadi teror bom panci di taman Pendawa, Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Senin pagi. Pelaku yang diketahui bernama Yayat Cahdiyat ini kemudian lari ke kantor kelurahan Arjuna dan bersembunyi di lantai atas.

Polisi melakukan negoisasi. Namun, setelah beberapa jam negoisasi, pelaku malah melakukan perlawanan. Polisi dari tim gegana Brimob Polda Jabar pun melepaskan tembakan dan mengenai bagian perut Yayat. Saat dibawa ke rumah sakit Polri Sartika Asih, Yayat tewas. (dra)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved