SDF Beri Beasiswa untuk Pelajar dan Mahasiswa Disabilitas

Simbolisasi penyerahan beasiswa dilakukan oleh Eko Pratomo – Pendiri SDF dan dihadiri pula oleh wakil dari . . .

SDF Beri Beasiswa untuk Pelajar dan Mahasiswa Disabilitas
TRIBUN JABAR/SITI FATIMAH
Sebanyak 52 orang mahasiswa dan pelajar, hari ini menerima beasiswa dari Syamsi Dhuha Foundation (SDF) – LSM nirlaba peduli Lupus dan Low vision yg sedang bertransformasi menjadi social enterprise 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Siti Fatimah

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Sebanyak 52 orang mahasiswa dan pelajar, hari ini menerima beasiswa dari Syamsi Dhuha Foundation (SDF) – LSM nirlaba peduli Lupus dan Low vision yg sedang bertransformasi menjadi social enterprise. Beasiswa diberikan kepada mahasiswa dan pelajar umum, juga kepada penyandang autoimun dan disabilitas netra. Mereka diseleksi berdasarkan prestasi akademik dan membutuhkan dukungan finansial untuk kelancaran studinya. Mereka tidak hanya berasal dari Bandung dan berbagai kota di Jawa Barat, namun juga dari Solo, Lamongan, Kediri, Surabaya, Mataram dan Pontianak.

Simbolisasi penyerahan beasiswa dilakukan oleh Eko Pratomo – Pendiri SDF dan dihadiri pula oleh wakil dari Lembaga Kemahasiswaan (LK) ITB sebagai mitra, para alumni penerima beasiswa dan relawan SDF, serta Ir. Elia Massa Manik, Direktur Utama PTPN III Holding, yang juga alumni TL’83 ITB sebagai pembicara tamu. 

Dian Syarief – Ketua SDF, alumni FA’83 ITB yg juga penyandang Lupus dan Low vision. mengatakan, selain di bidang kesehatan, kebermanfaatan SDF pun ingin ditebarkan di bidang pendidikan. Bekerjasama dengan LK ITB sejak 2012 lalu,pihaknya telah merealisasikan sebuah skema beasiswa yang tak hanya berikan bantuan biaya hidup, tapi juga kesempatan bagi para penerimanya untuk dapat mengikuti berbagai pelatihan dan sesi motivasi serta mengasah kepekaan sosialnya melalui berbagai program yang ada di SDF. 

"Dengan demikian diharapkan para mahasiswa dan pelajar ini tak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga secara emosional dan spiritual” katanya dalam rilis yang diterima Tribun, Sabtu (18/2/2017).

Menurutnya, pada tahun ini jumlah penerima beasiswa khusus meningkat 3 kali lipat dibandingtahun lalu, dari 12 orang menjadi 36 orang, mulai dari SD hingga perguruan tinggi.

Melewati 1 dekade pergerakan SDF, pihaknya berusaha untuk bertransformasi menjadi lembaga wirausaha sosial yang dapat mandiri secara finansial sehingga dapat menjamin keberlangsungan SDF dan dapat terus menambah kebermanfaatan bagi banyak orang. 

"Untuk itu kami terus berupaya memberdayakan para penyandang autoimun, disabilitas netra dan keluarganya agar disamping survivejuga bisa produktif. Para relawan pun terlibat aktif dalam proses tranformasi ini bersama stakeholders SDF lainnya” kata Eko Pratomo , Pendiri SDF . (tif)

Penulis: Siti Fatimah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved