Rabu, 8 April 2026

Uniqlo Bekali Siswa SMK tentang Industri Ritel

Wujud kepedulian sosial Uniqlo juga ditunjukkan dengan mempekerjakan kaum disabilitas sebanyak . . .

Penulis: Isa Rian Fadilah | Editor: Dedy Herdiana
ISA RIAN FADILAH
Direktur PT Fast Retailing Indonesia, Taku Ozawa (kanan) memberikan pemaparan tentang industri ritel kepada siswa SMK LPPM RI di sekolah tersebut, Jalan Terusan Nilem Barat No 49B Kota Bandung, Kamis (16/2/2017). 

Laporan Isa Rian Fadilah

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Untuk membekali para siswa SMK di Bandung dengan wawasan tentang industri ritel, perusahaan ritel asal Jepang, Uniqlo meluncurkan program Uniqlo Goes To School mulai Kamis (16/2/2017) hingga seminggu ke depan.

Program kepedulian sosial tersebut dimulai di SMK LPPM RI di Jalan Terusan Nilem Barat No 49 B Bandung. Seratusan siswa kelas 12 SMK tersebut berpartisipasi dalam serangkaian program tersebut.

Direktur PT Fast Retailing Indonesia, Taku Ozawa mengatakan pendidikan merupakan salah satu bidang yang disasar oleh perusahaan dalam menyalurkan kepedulian sosialnya. Melalui program tersebut, selain mendapat pemahaman tentang industri retail, para siswa juga memperoleh gambaran mengenai dunia kerja di bidang retail.

"Program ini adalah cara yang sangat baik untuk memulai tahun 2017 dan juga diharapkan bisa membantu siswa-siswi menjadi lebih percaya diri melangkahkan kaki ke dunia kerja," ujar Ozawa saat ditemui di Atmosphere resort cafe Jalan Lengkong Besar No 97 Bandung, Kamis (16/2) seusai acara.

Tak sekadar mengikuti workshop, siswa pun bisa memberikan lamaran kerja kepada Uniqlo setelah lulus sekolah.

Tiga SMK lainnya yang akan disambangi Uniqlo yakni SMK Pajajaran 2, SMK Pajajaran 1, dan SMK Bina Marga. Secara total, sebanyak 523 siswa SMK di Bandung akan mengikuti program tersebut.

"Di sekolah ini kami tidak berniat merekrut atau mencari karyawan baru. Tapi kami hanya ingin berbagi pengetahuan tentang lapangan kerja yang akan bermafaat bagi siswa di masa mendatang," katanya.

Wujud kepedulian sosial Uniqlo juga ditunjukkan dengan mempekerjakan kaum disabilitas sebanyak empat orang. Menurut Ozawa, di tahun ini jumlah tersebut akan ditingkatkan menjadi 10 orang. (ee)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved