AIPGI Minta Pemerintah Buka Kembali Impor Garam

Menurutnya, bila tidak ada pasokan, maka yang terancam bukan cuma pengusaha garam tapi berimbas ke industri lain

Penulis: Siti Fatimah | Editor: Dedy Herdiana
shutterstock
Ilustrasi: Garam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Asosiasi Industri Pengguna Garam Indonesia (AIPGI) meminta pemerintah membuka kembali impor garam untuk memenuhi kebutuhan garam nasional khususnya kebutuhan industri aneka pangan yang membutuhkan garam sesuai standar.

"Garam lokal dibutuhkan untuk konsumsi namun kurang sesuai untuk industri aneka pangan. Dibukanya kran import garam dianggap mendesak karena kebutuhan garam bagi industri sudah sangat berkurang bahkan bisa dikatakan sudah tidak ada stok atau pasokan lagi, " katakata Sekjen Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Industri Pengguna Garam Indonesia (AIPGI), Cucu Sutara di temui di Jalan Palasari, Selasa (14/2/2017).

Menurutnya, bila tidak ada pasokan, maka yang terancam bukan cuma pengusaha garam tapi berimbas ke industri lain seperti makanan dan minuman. Pihaknya mendukung untuk swasembada garam, namun untuk mewujudkan hal tersebut saat ini masih jauh dari harapan.

"Jika tidak segera impor, kondisi ini berdampak pada industri," katanya. (tif)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved