Rabu, 20 Mei 2026

Liga Italia

Radja: Juventus Juara karena Sering Dapat Penalti

Radja Nainggolan adalah pemain yang paling benci dengan Juventus. Dia bergabung dengan AS Roma karena ingin lampiaskan dendam kepada Juventus.

Tayang:
Editor: Oktora Veriawan

TRIBUN - Gelandang AS Roma, Radja Nainggolan, mengakui bahwa dirinya benci terhadap Juventus. Sebab, ada sejumlah pengalaman buruk dirasakan pemain berdarah Indonesia itu.

Salah satunya yakni intensitas kekalahan Nainggolan khusus duel kontra I Bianconeri, julukan Juventus. Dalam 13 kesempatan, tim yang dibela Nainggolan menelan delapan kemenangan.

Hasil paling menyakitkan terjadi pada 6 Mei 2012. Cagliari melakoni partai melawan Juventus di Stadion Nereo Rocco pada pekan ke-37 Serie A saat itu.

Juventus asuhan Antonio Conte mraih kemenangan 2-0 sekaligus mengunci gelar liga. Selisih empat poin tidak mungkin dikejar lagi oleh pesaing terdekat mereka, AC Milan.

"Saya adalah sosok yang menentang Juventus. Saya selalu membenci mereka," tutur Nainggolan.

"Juventus memenangi scudetto saat melawan kami di Trieste. Selain itu, mereka selalu mendapatkan penalti dan tendangan bebas," ucap pemain berpaspor Belgia itu.
Kebencian terhadap Juventus juga menjadi alasan Nainggolan bergabung dengan AS Roma pada Januari 2014. Dia ingin melampiaskan dendam dengan mengungguli Juventus dalam perburuan gelar.

Sejauh ini, harapan itu sulit tercapai. Sebagai pemuncak tabel sementara Serie A, Juventus membentangkan jarak tujuh poin atas AS Roma.

Hanya saja, kegagalan di Serie A bisa ditebus Nainggolan lewat Coppa Italia. Baik Juventus dan AS Roma menembus babak semifinal turnamen tersebut.

Juventus akan melawan Napoli, sedangkan AS Roma bakal menjalani duel derbi kontra Lazio.

"Melawan Lazio pada semifinal, kami akan memenangi dua partai. Percayalah kepada saya," ujar Nainggolan.(anju christian)

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved