Ini Cara Unik Restoran New York dalam Menentang Perintah Trump

Rumah makan Kiwiana yang dikelola mantan kontestan acara Top Chef, Mark Simmons, memiliki cara sendiri untuk melawan Trump.

Ini Cara Unik Restoran New York dalam Menentang Perintah Trump
Twitter/Al Arabiya /Kompas.com
Inilah struk pembayaran di restoran Kiwiana, New York yang memperlihatkan penentangan terhadap perintah eksekutif Presiden Donald Trump. 

NEW YORK, TRIBUNJABAR.CO.ID - Sebuah restoran di New York memutuskan ikut serta dalam upaya menentang perintah eksekutif Presiden Donald Trump.

Perintah eksekutif itu adalah melarang pelancong dari tujuh negara mayoritas Muslim masuk ke AS.

Selain itu, Pemerintah AS juga memperketat masuknya para pengungsi, khususnya pengungsi asal Suriah.

Rumah makan Kiwiana yang dikelola mantan kontestan acara Top Chef, Mark Simmons, memiliki cara sendiri untuk melawan Trump.

Restoran yang menyediakan makanan khas Selandia Baru ini menuliskan "imigran membuat Amerika hebat" di bagian bawah struk pembayaran.

Oleh karena itu, saat para pelanggan membayar, mereka membaca kalimat yang mengingatkan mereka bahwa imigran juga memiliki peran di Amerika.

"Mereka juga memasak makanan enak dan melayani Anda hari ini," demikian kalimat yang ditulis pihak restoran Kiwiana.

Jurnalis NBC, Mary Emily O'Hara, mengabadikan struk pembayaran yang dia terima dan mengunggahnya ke media sosial.

Foto itu langsung viral dan hanya dalam 48 jam telah di-retwet lebih dari 100.000 kali.

Sebagian besar restoran di New York menentang kebijakan Donal Trump itu karena sebagian besar restoran memiliki pekerja yang merupakan imigran.

(KOMPAS.com)

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved