GT Darurat KM 99+400 dan 99+600 Dibuka Dalam Waktu Dekat Ini

Pengerjaan kontruksi Gerbang Tol (GT)Darurat di KM 99+400 dan KM 99+600 Tol Cipularang hampir rampung.

GT Darurat KM 99+400 dan 99+600 Dibuka Dalam Waktu Dekat Ini
TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA
Pengerjaan kontruksi di GT Darurat KM 99+400 

PURWAKARTA, TRIBUNJABAR.CO.ID - Pengerjaan kontruksi Gerbang Tol (GT)Darurat di KM 99+400 dan KM 99+600 Tol Cipularang hampir rampung. Jalan di pintu tol darurat sudah dilebarkan hingga 8 meter.

Pantauan Tribun, Minggu (5/2) kedua jalur darurat itu berada kurang lebih 500 meter sebelum Jembatan Cisomang dari kedua arah. Arah Bandung di KM 99+400 dan arah Jakarta di KM 99+600.

Informasi dari berbagai sumber, skenario pintu tol darurat itu untuk kendaraan dari arah Jakarta di keluar di KM 99+400 dan melintasi jalur arteri dari Desa Sawit Kecamatan Darangdan Kabupaten Purwakarta ke GT Padalarang.

Dari Bandung menuju Jakarta keluar GT Cikamuning atau Padalarang kemudian melanjutkan perjalanan via jalur arteri dan masuk tol lagi di GT Darurat di KM 99+600. Hendi Wijaya dari PT Jasa Layanan Pemeliharaan anak perusahaan PT Jasa marga mengatakan pihaknya ditugaskan untuk membuka jalur darurat tersebut.

"Pengerjaannya sudah hampir rampung, jalan sudah dilebarkan jadi delapan meter dengan jalan beton. Kira-kira 90 persen lebih pengerjaan sejak hampir satu bulan," ujar Hendi Wijaya dari PT Jasa Layanan dan Pemeliharaan ditemui di pintu tol darurat tersebut.

Ia memprediksi pengerjaan kontruksi rampung dalam sepekan ke depan. Rencananya,di masing-masing GT, akan dibangun dua gardu tol dengan masing-masing-masing GT diberlakukan satu arah seperti yang ada di GT Cikamuning di KM 116.

"Mungkin dalam sepekan ke depan sudah rampung pengerjaannya. Apakah gerbang tolnya akan dipakai permanen atau tidak kami belum tahu," katanya.

Dengan dibukanya dua GT darurat, kendaraan dari arah Jakarta maupun arah Bandung tidak lagi harus keluar dari GT Jatiluhur untuk kendaraan dari Jakarta kemudian melanjutkan perjalanan via jalur arteri Purwakarta Padalarang. Begitu juga sebaliknya, kendaraan arah Jakarta tidak perlu keluar GT Jatiluhur dan Cikamuning kemudian melanjutkan perjalanan via jalur arteri Padalarang - Purwakarta.

"Kami merespon baik soal rencana itu karena bisa mengurangi kepadatan kendaraan berat di jalur arteri Purwakarta-Padalarang. Termasuk mengurangi beban jalan," ujar Kasatlantas Polres Purwakarta. (men)

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved