Selasa, 14 April 2026

Pungutan Liar

Terungkap Pungli di Kota Bandung, Warga Minta Emil Tingkatkan Pengawasan

Kami mendukung wali kota melakukan pemberantasan pungli harus secara radikal, sistematis, dan berkelanjutan

Penulis: cis | Editor: Kisdiantoro

Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil harus meningkatkan pengawasan terhadap PNS di pemerintahannya. Jangan sampai moto Bandung Juara hanya menjadi wacana lantaran masih banyak oknum PNS melakukan pungli.

"Bandung dengan juaranya hanya retorika tanpa dimbangi pembersihan aparaturnya. Bandung juara tidak akan terwujud. Kami mendukung wali kota melakukan pemberantasan pungli harus secara radikal, sistematis, dan berkelanjutan," kata koordinator aksi unjuk rasa, Torkis Parlaungan Siregar di depan Markas Polrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Selasa (31/1/2017).

Torkis merupakan satu dari belasan warga Kota Bandung melakukan aksi unjuk rasa di depan Markas Polrestabes Bandung. Mereka mengapresiasi kinerja Polrestabes Bandung yang berhasil mengungkap pungutan liar (pungli) di lingkungan pemerintah Kota Bandung.

Torkis menduga, sejumlah intansi di Kota Bandung berpotensi melakukan pungli. Antara lain, kata dia, dinas pendidikan, dinas perhubungan, dinas pelayanan pajak, dan satpol PP.

"Patut diduga sarang pungli dan gratifikasi," kata Torkis Parlaungan Siregar,

Selain itu, kata dia, Wali Kota Bandung juga harus meningkatkan kinerja Inspektorat. Ia menilai kinerja inspektorat memble. Terbukti masih ada pungli di Dinas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung.

"Jangan hanya mengahamburkan uang rakyat," kata Torkis.

Torkis pun mengingatkan masyarakat juga ikut mengawal proses penegakan hukum kasus pungli yang terungkap. Menurutnya, jangan sampai penegakan hukum hanya tajam ke bawha tumpul ke atas.

"Tidak boleh lagi penangguhan penahanan tersangka Karena penangguhan akan menyakiti perasan hati rakyat," kata Torkis. (cis)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved