Breaking News:

Pembobol Kartu Kredit

Tamu Hotel Dicurigai, Polisi Tangkap Sindikat Pembobol Kartu Kredit di Bandung

Setelah mendapat laporan, lanjut Samudi, polisi segera mendatangi lokasi ‎hotel yang berada di kawasan Ciumbuleuit dan . . .

TRIBUN JABAR/DONY INDRA RAMADHAN
Para pelaku pembobol kartu kredit melalui website di ruangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (31/1/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Dony Indra Ramadhan

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Jabar membongkar kasus pembobolan kartu kredit. Sebanyak 18 orang pelaku pembobolan kartu kredit diamankan polisi.

"Mereka berbelanja hingga memesan hotel menggunakan kartu kredit orang lain," ujar Dirkrimsus Polda Jabar Kombes Pol Samudi didampingi Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus di Markas Polda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (31/1/2017).

Samudi menuturkan, kasus ini terungkap saat polisi mendapat laporan dari pegawai salah satu hotel di Kota Bandung, Senin (30/1/2017) malam. Saat itu, pegawai hotel curiga kepada tamu hotel yang melakukan pembayaran menggunakan kartu kredit.

"Setelah diselidiki, ternyata dia menggunakan kartu kredit orang lain dalam melakukan pembayaran," katanya.

Setelah mendapat laporan, lanjut Samudi, polisi segera mendatangi lokasi ‎hotel yang berada di kawasan Ciumbuleuit dan menangkap beberapa orang di hotel tersebut.

Hasil penyelidikan di hotel itu, kata Samudi, polisi berhasil menangkap pelaku lainnya di dua tempat berbeda, yakni di kawasan Margahayu Raya dan Soekarno-Hatta.

"Totalnya ada 18 orang pelaku dalam sindikat pembobol kartu kredit ini," katanya.

Selain mengamankan 18 orang pelaku, ‎polisi juga menyita barang bukti, di antaranya delapan unit laptop, 20 ponsel, satu mesin skimmer, dan 10 kartu kredit hasil skimmer.

Atas perbuatannya, kedelapan belas pelaku ini ditahan di Mapolda Jabar. Mereka dijerat Pasal 35 Jo Pasal 51 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE.

"Hukuman penjara paling lama 12 tahun dan denda Rp. 12 miliar‎," katanya. (dra)

Penulis: dra
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved