Breaking News:

Bocah Garut Kehilangan Tangan

Begini Kondisi Jamal yang Kehilangan Kedua Tangannya Tergilas Mesin Setelah Operasi Kedua

Sekitar pukul 14.30 Wib, bocah yang kerap disapa Jamal itu terlihat tidur pulas dengan posisi menyamping . . .

Editor: Dedy Herdiana
LUTFI AHMAD MAULUDIN
Sang Nenek, Eem sedang menjaga cucunya, Jamaludin Muhammad (6), bocah nahas yang kehilangan kedua tangannya yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Kota Bandung, Senin (30/1/2017). 

Laporan Lutfi Ahmad Mauludin

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Jamaludin Muhammad (6), bocah malang yang kedua tangannya harus diaputasi akibat terlindas mesin bata merah, masih terbaring tidur setelah menjalani oprasi yang kedua di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Senin (30/1/2017).

Sekitar pukul 14.30 Wib, bocah yang kerap disapa Jamal itu terlihat tidur pulas dengan posisi menyamping, menghadap pada boneka berwarna merah.

Nenek Jamal, Eem, tetap menjaga dan menemani cucunya yang sedang tidur. Ia terlihat sedih, kedua matanya masih berkaca-kaca.

Menurut Heryadi (28), orang tua Jamal, oprasi yang kedua dilakukan pada pukul 07.00 -10.00 Wib. Sekitar pukul 11.00 Wib, Jamal masuk kembali ke kamar rawat inap.

"Oprasi yang kedua ini untuk membersihkan lukanya, supaya tidak ada infeksi," ujar Heryadi di RSHS, Jalan Pasteur, Kota Bandung.

Setelah menjalani operasi, kata Heryadi, kedaan Jamal kian membaik.

Heryadi mengatakan, sejak masuk RSHS Jamal belum dikasih makan seperti biasa, hanya diberi susu saja.

"Sekarang setelahnya dioprasi yang kedua, dia kebanyakan tidur. Bangun sebentar, tidur lagi, mungkin masih ada efek obat biusnya," ujar Heryadi, yang bekerja sebagai buruh di penggilingan padi dan sesekali menjadi buruh di pabrik bata merah.

Diakuinya, Jamal sering meringis dan meminta pulang karena tidak betah.

"Dari awal dirawat, Jamal jarang nangis paling meronta, ingin melepas infus yang nempel di kakinya, dengan kaki sebelahnya. Mungkin dia jenuh, jika malam ia juga kerap meminta pulang," ujar Heryadi.

Sebelumnya telah diberitakan, Jamal merupakan anak dari pasangan Heryadi dan Lisnawati, yang tangannya terlindas mesin bata merah ketika mencoba memasukan tanah ke mesin tersebut.

Kejadian tersebut, terjadi di pabrik bata merah tempat ayahnya bekerja, di Kampung Cisanta, RT 3 RW 4, Desa Cikarang, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (21/1), akibat kejadian tersebut, kedua tangan Jamal diamputasi di RSHS. (cc)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved