Gagal Bunuh Diri karena Ditolong Warga, Pelajar SD Ini Ceburkan Diri Lagi ke Kali Hingga Tewas

Jadi pak, anak ini sebenarnya mau bunuh diri. Anaknya ini pun sudah melompat ke Kali Taman Sunter Indah. Sesudah ditolong dan ditenangin warga

Gagal Bunuh Diri karena Ditolong Warga, Pelajar SD Ini Ceburkan Diri Lagi ke Kali Hingga Tewas
warta kota
Sesosok mayat pria ditemukan dalam kondisi mengambang, tepatnya di aliran Kali Taman Sunter Indah, Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara. 

JAKARTA, TRIBUNJABAR.CO.ID -- Sesosok mayat pria ditemukan dalam keadaan mengambang, tepatnya di aliran Kali Taman Sunter Indah, Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Banyak warga menduga, mayat pria yang ditemukan sekitar 07.00 WIB, Minggu (29/1/2017) ini tewas mengambang, karena bunuh diri.

"Jadi pak, anak ini sebenarnya mau bunuh diri. Anaknya ini pun sudah melompat ke Kali Taman Sunter Indah. Sesudah ditolong dan ditenangin warga, ketika ditinggal eh ini anak malah nyeburin diri lagi. Warga ada yang nolongin, namun enggak ketemu. Ketemu-ketemu sejam kemudian anak ini sudah tewas mengambang. Kayaknya, anak itu alami stres pak," kata Farid (39), warga sekitar.

Pendapat yang sama terlontar dari mulut Hairul (28), yang juga warga sekitar. Ia mengatakan tidak begitu ramai‎, saat warga menolong anak remaja tersebut. Akan tetapi, warga kembali ramai ketika anak tersebut kembali terjun ke Kali.

"Jadi sebelumnya remaja ini sempat ceburin diri di Kali lalu‎ ditolong oleh warga setempat. Semakin ramai warga, saat anak ini nyeburin diri kembali. Warga ketika itu Bergotong royong bantu melakukan pencaharian sampai ditemuin itu anak. Kejadian bunuh diri pertama kali itu sekitaran 06.00. Ditemukannya pagi sekitar 07.00," paparnya.

Sementara itu, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Priok, AIPTU Basirun menerangkan mayat pria itu bernama Piter Indrayansyah (13). Piter merupakan pelajar yang saat ini masih duduk di bangku kelas 6 sekolah dasar (SD) serta tinggal Telaga Murni E3 RT 023/001, Sunter Jaya, Tanjung Priok.

"Belum kami bisa pastikan anak ini bunuh diri, atau karena hal lain. Kami nanti akan memeriksa ayah kandung korban bernama Hengky Irawan (40). Jadi, ayahnya saat itu sudah‎ ada di lokasi dan melihat anaknya sudah tewas. Maka dari itu, anak tersebut dibawa ke RSCM, Jakarta Pusat," terang Basirun.(*)

Editor: Ferri Amiril Mukminin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved