Datang ke Tribun Jabar, Anton Jelaskan Bentrokan FPI dan Ormas

Kedatangan Anton beserta pejabat utama (PJU) Polda Jabar ini pun sekaligus memaparkan terkait bentrok antara . . .

Penulis: dra | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR/DONY INDRA RAMADHAN
Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan saat berada di ruangan di kantor Tribun Jabar, Jalan Sekelimus Utara, Kota Bandung, Senin (23/1/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Dony Indra Ramadhan

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Anton Charliyan mengunjungi kantor Tribun Jabar di Jalan Sekelimus Utara, Kota Bandung, Senin (23/1/2017). Kedatangan Anton beserta pejabat utama (PJU) Polda Jabar ini pun sekaligus memaparkan terkait bentrok antara kelompok massa Front Pembela Islam dengan gabungan organisasi masyarakat (ormas) usai pemeriksaan Rizieq Shihab oleh Polda Jabar.

Kedatangan Anton di dampingi oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Krimsus) Polda Jabar Kombes Pol Samudi, dan sejumlah PJU lainnya. Kedatangan Anton pun disambut oleh Pemimpin Redaksi Tribun Jabar Cecep Burdansyah, Pemimpin perusahaan Tribun Jabar Pitoyo, dan jajaran redaksi lainnya.

Terkait bentrokan Anton menuturkan, hal itu terjadi bukan antara kelompok FPI dengan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) yang selama ini ramai. Menurutnya, bentrokan tersebut dipicu oleh adanya kelompok ormas Manggala yang terkena bacok oleh kelompok FPI.

"Dari pukul 10.00 WIB sampai pukul 4 sore itu enggak ada bentrok. Namun ketika pulang, ada isu ulama dipukuli GMBI. Kami langsung melokalisir GMBI. Saat itu ada yang keluar dari LSM Manggala mau pulang, pukul 4.20 WIB terjadilah, motor anggota GMBI dirusak dan ada anggota LSM Manggala yang dibacok," ujar Anton.

Setelah itu, lanjut Anton, anggota FPI yang hendak meninggalkan lokasi dengan menggunakan mobil itu pun dicegat dan dirusak. Karena tak terima anggota lainnya dibacok, lanjut massa dari Mangala pun kemudian mengejar kelompok FPI.

"Ketemulah di rumah makan Ampera. Dan tidak ada penusukan di situ," katanya. (dra)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved