Cileunyi Wetan Bangun Pusat Bisnis Manfaatkan Tanah Carik Desa
Di RW 08 dan RW 16 itu dulu bekas terminal. Di sana kami tengah bangun pusat bisnis dan jasa. Kami kerjasama dengan investor.
Penulis: Ragil Wisnu Saputra | Editor: Kisdiantoro
CILEUNYI, TRIBUNJABAR.CO.ID - Untuk mendorong perekonomian masyarakat Desa Cileunyi Wetan dan menyerap Pendatapan Asli Desa (PADes), Pemerintah Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, memanfaatkan tanah carik desa untuk digunakan sebagai pusat bisnis dan usaha.
Kepala Desa Cileunyi Wetan, Zaki Salman Raliby mengatakan, beberapa tanah carik yang akan digunakan sebagai lahan usaha dan bisnis berada di RW 08, RW 16 dan RW 20. Tanah carik tersebut digunakan untuk pusat bisnis dan jasa serta tempat wisata.
"Di RW 08 dan RW 16 itu dulu bekas terminal. Di sana kami tengah bangun pusat bisnis dan jasa. Kami kerjasama dengan investor. Kalau di RW 20 akan dijadikan wisata perkebunanan," ujar Zaki kepada Tribun di ruang kerjanya, Kamis (12/1).
Menurut Zaki, pemanfaatan tanah carik desa untuk digunakan sebagai pusat bisnis dan usaha mengacu pada Rencana Program Jangka Menengah Desa (RPJMDes). Untuk pelaksanaannya dengan cara musyawarah dari tingkat dusun hingga tingkat desa.
Pada intinya, kata dia, kegiatan pembangunannya mengutamakan pada skala prioritas baik dari segi pembangunan ekonomi masyarakat mau pun pada segi pembangunan fisiknya.
"Untuk inovasinya memang terobosan tidak dimasukkan dalam RPJMDes. Jadi ini prospek jangka dekat untuk menggenjot pemasukan PADes," kata dia.(raw)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/bangun-pusat-bisnis-di-cileunyi_20170112_140430.jpg)