Breaking News:

Tahun Ini KJA Jatiluhur Dibersihkan Total, Petani Diberi Waktu 6 Bulan Membongkar Sendiri

Setelah rapat bersama hari ini dan rapat-rapat sebelumnya, kami putuskan Bendungan Jatiluhur harus bersih dari KJA.

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Kisdiantoro
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Foto aerial rumah terapung tempat penangkapan terduga teroris di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Minggu (25/12/2016). Densus 88 Antiteror berhasil melumpuhkan empat orang terduga teroris dengan dua orang diantaranya tewas dalam kontak senjata bernama Abu Sofi dan Abu Fais. 

PURWAKARTA,TRIBUNJABAR.CO.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta bersama Perum Jasa Tirta (PJT) II Jatiluhur memberi waktu enam bulan ke depan kepada puluhan ribu pengusaha Keramba Jaring Apung (KJA), untuk membongkar semua KJA di seluruh perairan Bendungan Ir H Juanda atau Jatiluhur.

Pembersihan KJA itu dinamakan operasi Jatiluhur herang, melibatkan Polres, Kodim 0619, Satpol PP, Dinas Perhubungan Purwakarta dan Kodam III Siliwangi. Rapat pembahasan itu digelar di Gedung Negara Pemkab Purwakarta, Selasa (10/1).

"Setelah rapat bersama hari ini dan rapat-rapat sebelumnya, kami putuskan Bendungan Jatiluhur harus bersih dari KJA. Kami beri tenggat waktu 6 bulan dari sekarang," ujar Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi bersama Dirut PJT II Djoko Saputro dalam sesi tanya jawab bersama sejumlah awak media, usai rapat.

Operasi Jatiluhur Herang sendiri akan dipimpin Dandim 0619 Purwakarta Letkol Inf Ari Maulana. Untuk mempercepat proses pembersihan KJA, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kodam III Siliwangi untuk menggunakan kapal sea rider.

"Kapal sea rider milik TNI akan digunakan untuk mempercepat penarikan KJA, berkoordinasi dengan Kodam III Siliwangi," katanya. Itu karena jumlah KJA yang ada saat ini sebanyak 24 ribu. Setelah dibersihkan, pemerintah dana PJT II tidak akan kembali memberikan izin usaha KJA.

"Sudah tidak akan ada lagi izin baru KJA setelah yang ada saat ini dibersihkan. Target thaun ini Jatilihur bersih dari KJA," ujar Dedi menegaskan.

Selama enam bulan tersebut, para pengusaha KJA akan diberikan sosialisasi. Sosialisasi pertama untuk membongkar sendiri, kedua penindakan dan ketiga secara paksa. (men)

Pemberishan KJA di Jatiluhur ini apakah karena terkait dampak negatif pengelolaan KJA dan masalah keamanan? Baca berita selengkapnya di edisi cetak Tribun Jabar besok, Kamis (12/1/2017). Follow akun twitter Tribun Jabar: @tribunjabar dan facebook: tribunjabaronline, untuk mendapatkan info terkini.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved