Cerpen Yus R Ismail

Anak Kucing Kelimis Menggigil Kedinginan

Sepanjang jalan gelap pekat. Jadi, terpaksa saya harus menarik gas lebih kencang dari biasa. Takut ada geng motor yang sering kelayapan tengah malam.

Editor: Hermawan Aksan
Ilustrasi Anak Kucing Kelimis Menggigil Kedinginan 

Saya sebenarnya mau tertawa. Bagi kucing, listrik padam atau tidak barangkali tidak begitu berbeda. Kucing toh tidak akan menyalakan komputer atau membaca buku. Tapi saya harus mengerti perasaan Anisa. Dia itu memang sangat perasa. Melihat apa pun dia gampang jatuh kasihan. Itu juga yang membuat saya tidak pernah mau pindah ke lain hati. Saya sangat mencintai Anisa.

**

AKHIRNYA kami melanjutkan perjalanan. Setelah mengambil barang yang ketinggalan, kami langsung ke rumah sakit lagi. Di dekat got tadi Anisa minta berhenti lagi. Kami turun lagi. Kebetulan pemadaman listrik sudah selesai. Dibantu lampu penerangan jalan dan lampu senter HP kami mencari lagi anak kucing. Tapi anak kucing itu tidak ada. Suara meongnya juga tidak ada.

"Mestinya kita membawa anak kucing kelimis menggigil kedinginan itu ke rumah. Kita keringkan bulu-bulunya. Lalu memberinya minum susu hangat, makan nasi dicampur ikan matang. Dan menidurkannya di dus yang dilapisi kain-kain hangat."

"Tapi kucing itu tidak ada."

"Mestinya ada. Mestinya kita menemukannya. Mestinya...."

"Tapi tidak mungkin kita semalaman mencari anak kucing itu."

"Anak kucing kelimis menggigil kedinginan."

"Ya, anak kucing kelimis menggigil kedinginan."

Akhirnya kami melanjutkan perjalanan. Di rumah sakit Anisa menunggui ibunya di dalam ruangan. Saya istirahat di luar dengan menggelar tikar. Subuh-subuh saya sudah dibangunkan oleh pedagang nasi kuning yang masuk ke dalam rumah sakit. Saya membeli dua bungkus. Lalu saya memberitahu Anisa untuk makan sebelum perawat datang dan petugas cleaning service mengepel lantai. Tapi Anisa terdiam sambil memegangi nasi bungkus. Wajahnya murung. Lalu dari ujung matanya mengalir sebutir air.

"Kenapa?" tanya saya sambil menghentikan makan.

"Ingat anak kucing kelimis menggigil kedinginan itu."

Saya menyimpan nasi kuning di atas tikar.

"Anak kucing itu pasti dimakan tikus," kata Anisa lagi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved