Kamis, 9 April 2026

Persib Bandung

Si Bocah Ajaib Febri Hariyadi Enggan Disebut Motor Serangan Persib

Bow, sapaannya, menjadi motor serangan bagi timnya. Ia memiliki akselerasi di atas rata-rata yang membuatnya unggul dalam menerima umpan

Editor: Kisdiantoro
TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA
Pemain Persib Bandung, Febri Haryadi (kanan) dan Tony Sucipto saat menjamu lawannya PS TNI di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (9/12/2016). 

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Gebrakan yang ditunjukkan gelandang muda Persib Bandung Febri Hariyadi mencuri perhatian pecinta sepakbola Tanah Air. Lewat talentanya yang memukau yang diperagakan di putaran kedua ISC A, membuatnya dijuluki Si Bocah Ajaib.

Bow, sapaannya, menjadi motor serangan bagi timnya. Ia memiliki akselerasi di atas rata-rata yang membuatnya unggul dalam menerima umpan terobosan dari lini tengah. Terbukti dari beberapa gol yang dicetak Persib, mengandalkan nafas kuda Bow.

Namun, strategi itu tak selamanya berhasil. Pemain bertahan lawan mencium potensi yang dimiliki Bow, tak ayal, ia sering mendapatkan kawalan ekstra ketat. Kendati demikian, Bow menolak dianggap sebagai motor serangan tim.

"Sebenarnya motor serangan itu dari tengah ke depan, intinya jangan terpaku ke satu pemain (Bow), sebenarnya pemain lain juga bisa berperan di situ dan kalau terpaku begitu, celaka buat lawan lah," ujar Bow di Mes Persib, Kota Bandung, Selasa (13/12/2016).

Menatap laga berikutnya, melawan Pusamania Borneo (PBFC), Bow tak merasa takut jika skema yang dirancang sang pelatih dapat dipatahkan lawan. Selain dirinya, lanjut Bow masih ada pemain di timnya yang juga memiliki potensi yang sama berbahayanya bagi tim lawan.

"Banyak pemain lain yang berpengaruh tidak hanya saya, apalagi di Persib, sya tidak merasa menjadi motor serangan Persib," katanya.(dam)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved