Rabu, 8 April 2026

Gerakan Subuh Berjemaah 1212

Begini Respons Emil Soal Ajakan Aher Gerakan Salat Subuh Berjemaah Sebulan Sekali

Emil menilai antusias masyarakat menghadiri Salat Berjemaah di Masjid Pusdai cukup tinggi. Hal itu bisa menjadi modal awal melaksanakan ajakan Aher.

Penulis: cis | Editor: Machmud Mubarok
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Umat Islam menjalankan salat subuh berjamaah di Mesjid Pusdai, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (12/12/2016). Pelaksanaan salat subuh berjamaah ini diikuti ribuan umat Islam dari berbagai daerah di Jawa Barat. Seusai salat berjamaah dilanjutkan ceramah yang dibawakan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Ustad Athian Ali, KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), dan yang lainnya. Kegiatan dalam rangka Milad ke-26 Daarut Tauhid ini juga diisi dengan kegiatan jalan santai sehati dan dialog bersama. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S

BANDUNG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, gelora salat Subuh berjemaah jangan sampai padam dan berlangsung hanya pada hari ini. Ia berencana akan merutinkan kegiatan Salat Subuh berjemaah.

"Mari setiap bulan sekali kebersaman kita hadirkan dalam salat subuh gabungan di tempat yang di sepakati. Sedangkan setiap hari dilaksanakan di masjid di sekitar lingkungan," ujar pria yang akrab disapa Aher mengisi ceramah usai Salat Subuh berjemaah di Masjid Pusdai, Jalan Dipenogoro, Kota Bandung, Senin (12/12/2016).

Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil merespons ajakan Aher. Menurutnya, ajakan Gubernur Jabar harus dibarengi semangat dan gelora yang sama.

"Arahan pak gub kita terjemahkan dengan baik, di Kota Bandung ada 4 ribu masjid, kalau semangat ada kami dorong, bentuknya seperti apa dilihat nanti," kata pria yang akrab disapa Emil usai mengikuti Salat Subuh berjemaah.

Emil menilai antusias masyarakat menghadiri Salat Berjemaah di Masjid Pusdai cukup tinggi. Hal itu bisa menjadi modal awal melaksanakan ajakan Aher. Ia pun menyebut Salat Subuh berjemaah itu harus bisa menjadi kebiasaan.

"Semakin banyak yang datang itu semakn baik, artinya jangan hanya pada saat matahari atau sifatnya duniawi beramai-ramai, tapi beramai-ramai untuk ibadah itu juga bisa jadi kebiasaan," kata Emil.

Emil berharap, umat Islam terus semakkin kompak dan hidup berdampingan dengan umat beragama lainnya. Sebab, kata dia, Indonesia dibangun oleh keberagaman.

"Kuncinya saling menghormati, tapi ketika kurang menghormati, itu cikal awal perpecahan," kata Emil.

Pembina Darut Tauhid, KH Abdullah Gymnastiar atau AA Gym, mengatakan, gerakan salat Subuh berjemaah harus berlanjut. Ia yakin gerakan itu bisa memberkan dampak yang positif bagi umat Islam.

"Salat jumat ramai itu hal biasa, kalau Subuh ramai seperti itu sungguh luar biasa. Insya Allah setelah acara ini ajak saudara kita ke masjid untuk Salat Subuh," kata Aa Gym dalam ceramahnya. (cis)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved