Kuantitas Bencana Kebakaran di Kota Cimahi Menurun Selama 2016
Padahal biasanya, angka kebakaran di Kota Cimahi setiap tahunnya kerap mengalami peningkatan.
Laporan Nazmi Abdurrahman
CIMAHI, TRIBUNJABAR.CO.ID - Kepala Unit pelayanan teknis daerah (UPTD), Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cimahi, Dodi Hartika, mengklaim angka kebakaran di Kota Cimahi selama 2016, mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Padahal biasanya, angka kebakaran di Kota Cimahi setiap tahunnya kerap mengalami peningkatan.
Dari Januari sampai 8 Desember 2016, tercatat hanya ada 50 kebakaran, jumlah itu menurun dibandingkan tahun lalu yang mencapai 74 kejadian dengan tiga korban jiwa.
Dodi mengklaim, penurunan angka kebakaran itu karena edukasi kepada masyarakat soal pencegahan dan bahaya kebakaran berhasil dan sudah optimal.
"Kami rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang mencegah dan mengatasi kebakaran. Jadi masyarakat tahu langkah apa yang harus dilakukan pertama kali jika melihat api," ujar Dodi, saat ditemui Tribun, di Kantor Pemadam Kebakaran, Jalan Baros, Kota Cimahi, Minggu (11/12/2016).
Menurut Dodi, edukasi kepada masyarakat, sangat penting dalam mengatasi kebakaran.
Meski secara lokasi, Kota Cimahi kecil hanya tiga Kecamatan, namun kepadatan penduduk serta akses jalan yang sempit menjadi kendala petugas Damkar dalam memadamkan kebakaran, terutama saat jam-jam sibuk.
Dengan kondisi itu, sambung Dodi, kesadaran masyarakat sangat dibutuhkan dalam melakukan pencegahan dan penanganan pertama saat terjadi kebakaran.
"Makanya kehadiran masyarakat siaga kebakaran (Magakar) di setiap RW itu sangat membantu misalnya jika terjadi kebakaran, sebelum kami datang apinya sudah padam oleh Magakar tadi," katanya. (bb)